alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Kemenag Bantah Sumbangan Mukenah Wajib, Bahkan Boleh Mukenah Bekas

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo memastikan tidak ada yang mewajibkan ASN di lingkungannya, untuk menyumbang mukenah. Apalagi sampai meminta ASN yang tidak berkenan untuk pogram Rasa Seribu Muka (Gerakan Sumbang Seribu Mukenah) untuk menghadap langsung.

Hal itu disampaikan kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Ahmad Sruji Bahtiar. Saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/4), Bahtiar mengatakan, pogram Rasa Seribu Muka memang menjadi kegiatan Kemenag. Namun, pihaknya tidak pernah menyatakan dalam pertemuan dengan pegawai atau ASN, mewajibkan ASN untuk menyumbang mukenah.

Dirinya, hanya menyampaikan dan mengajak para ASN untuk sukseskan pogram tersebut dengan turut ikut menyumbang mukenah. Harapannya, dengan rejeki yang didapatkan para ASN itu, mereka ikut turut berbagi mukenah.

Pegawai Kemenag Keberatan Sumbang Mukenah, Pimpinan Sebut Program Berbagi

”Saya tidak pernah menyampaikan pada ASN atau pegawai wajib membeli atau menyumbang mukenah. Apalagi sampai menyatakan, ASN yang tidak berkenan menyumbang untuk menghadap saya. Semua itu fitnah. Saya hanya mengajak dan mengimbau pada ASN, untuk berbagai mukenah melalui program Rasa Seribu Muka,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (26/4).

Bahtiar menegaskan, imbauan sumbangan mukenah itu tidak pernah diwajibkan. Bahkan mukena yang disumbangkan tidak harus baru beli. Diperbolehkan mukenah bekas dan layak pakai.

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo memastikan tidak ada yang mewajibkan ASN di lingkungannya, untuk menyumbang mukenah. Apalagi sampai meminta ASN yang tidak berkenan untuk pogram Rasa Seribu Muka (Gerakan Sumbang Seribu Mukenah) untuk menghadap langsung.

Hal itu disampaikan kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Ahmad Sruji Bahtiar. Saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/4), Bahtiar mengatakan, pogram Rasa Seribu Muka memang menjadi kegiatan Kemenag. Namun, pihaknya tidak pernah menyatakan dalam pertemuan dengan pegawai atau ASN, mewajibkan ASN untuk menyumbang mukenah.

Dirinya, hanya menyampaikan dan mengajak para ASN untuk sukseskan pogram tersebut dengan turut ikut menyumbang mukenah. Harapannya, dengan rejeki yang didapatkan para ASN itu, mereka ikut turut berbagi mukenah.

Pegawai Kemenag Keberatan Sumbang Mukenah, Pimpinan Sebut Program Berbagi

”Saya tidak pernah menyampaikan pada ASN atau pegawai wajib membeli atau menyumbang mukenah. Apalagi sampai menyatakan, ASN yang tidak berkenan menyumbang untuk menghadap saya. Semua itu fitnah. Saya hanya mengajak dan mengimbau pada ASN, untuk berbagai mukenah melalui program Rasa Seribu Muka,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Selasa (26/4).

Bahtiar menegaskan, imbauan sumbangan mukenah itu tidak pernah diwajibkan. Bahkan mukena yang disumbangkan tidak harus baru beli. Diperbolehkan mukenah bekas dan layak pakai.

MOST READ

BERITA TERBARU

/