alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Tahun Ini Ditarget 54 Ribu Sertifikasi Tanah di Program PTSL

SUKAPURA, Radar Bromo – Pemkab Probolinggo terus berupaya melegalkan lahan warganya dengan pogram pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Tahun ini, Kabupaten Probolinggo ditargetkan dapat sekitar 54 ribu bidang lahan untuk ikut pogram PTSL.

Secara simbolis, Kamis (25/2) lalu Bupati Probolinggo, P. Tantriana Sari menyerahkan sertifikat lahan hasil pogram PTSL di wisata bukit selfie Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura. Setidaknya, ada sekitar 1.091 bidang lahan di Desa setempat yang sudah tuntas bersertifikat.

Bupati Probolinggo mengatakan, bidang lahan yang sudah bersertifikat diminta digunakan sebaik mungkin. Sertifikat dari program PTSL, bisa juga menjadi jaminan di perbankan untuk pinjaman modal. ”Dengan sertifikat itu, surat kepemilikan bidang lahan warga sudah resmi dalam bentuk sertifikat. Sehingga, memudahkan warga untuk ke depannya,” katanya.

Bupati mengungkapkan, total se-Kabupaten Probolinggo target dari pemerintah pusat, untuk program PTSL tahun ini sekitar 54 ribu sertifikasi. Dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah target sertifikasi itu naik 4 kali lipat. Karena itu, pihaknya akan terus dorong pada semua masyarakat yang memiliki lahan dan belum bersertifikat untuk didaftarkan dalam PTSL.

”Saat ini kami sedang mempersiapkan datanya, mensolidkan manajemen, termasuk tambah tenaga. Kami tahu bahwa, petugas dimiliki BPN juga terbatas. Karena itu, kami juga libatkan camat untuk membantu BPN proses pengukuran, untuk mengejar target 54 ribu sertifikat PTKL,” ungkapnya. (mas/fun)

SUKAPURA, Radar Bromo – Pemkab Probolinggo terus berupaya melegalkan lahan warganya dengan pogram pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Tahun ini, Kabupaten Probolinggo ditargetkan dapat sekitar 54 ribu bidang lahan untuk ikut pogram PTSL.

Secara simbolis, Kamis (25/2) lalu Bupati Probolinggo, P. Tantriana Sari menyerahkan sertifikat lahan hasil pogram PTSL di wisata bukit selfie Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura. Setidaknya, ada sekitar 1.091 bidang lahan di Desa setempat yang sudah tuntas bersertifikat.

Bupati Probolinggo mengatakan, bidang lahan yang sudah bersertifikat diminta digunakan sebaik mungkin. Sertifikat dari program PTSL, bisa juga menjadi jaminan di perbankan untuk pinjaman modal. ”Dengan sertifikat itu, surat kepemilikan bidang lahan warga sudah resmi dalam bentuk sertifikat. Sehingga, memudahkan warga untuk ke depannya,” katanya.

Bupati mengungkapkan, total se-Kabupaten Probolinggo target dari pemerintah pusat, untuk program PTSL tahun ini sekitar 54 ribu sertifikasi. Dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah target sertifikasi itu naik 4 kali lipat. Karena itu, pihaknya akan terus dorong pada semua masyarakat yang memiliki lahan dan belum bersertifikat untuk didaftarkan dalam PTSL.

”Saat ini kami sedang mempersiapkan datanya, mensolidkan manajemen, termasuk tambah tenaga. Kami tahu bahwa, petugas dimiliki BPN juga terbatas. Karena itu, kami juga libatkan camat untuk membantu BPN proses pengukuran, untuk mengejar target 54 ribu sertifikat PTKL,” ungkapnya. (mas/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/