alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Stok Darah PMI Kab Probolinggo Menipis, Golongan AB Kosong

KRAKSAAN, Radar Bromo – Stok darah di PMI Kabupaten Probolinggo menipis. Bahkan, golongan darah AB, stoknya sering kosong selama pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Bidang Pelayanan PMI Kabupaten Probolinggo Ismail Panji mengatakan, menipisnya stok darah terjadi pada semua golongan darah. Baik golongan darah A, B, O, dan AB. Namun stok paling sulit didapatkan yaitu golongan AB. Bahkan, bulan ini stok golongan darah AB kosong.

“Sejatinya semua golongan darah stoknya menipis. Tapi bulan ini stok darah AB kosong. Sepertinya karena ada pandemi ini masyarakat enggan untuk berdonor. Padahal protokol kesehatan kami laksanakan. Jadi aman pada donor,” ujarnya.

Ismail menjelaskan, dalam satu bulan kebutuhan darah mencapai 500 – 600 kantong. Sebab, setiap pasien membutuhkan 3 – 4 kantong sekali pakai.

“Harapannya, masyarakat dapat kembali melakukan donor. Jadi jangan enggan lantaran ada Covid-19 ini. Sebab, tenaga medis dan pasien di rumah sakit sangat membutuhkan donor darah untuk proses pelaksanaan kesehatan,” ujarnya. (mu/hn)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Stok darah di PMI Kabupaten Probolinggo menipis. Bahkan, golongan darah AB, stoknya sering kosong selama pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Bidang Pelayanan PMI Kabupaten Probolinggo Ismail Panji mengatakan, menipisnya stok darah terjadi pada semua golongan darah. Baik golongan darah A, B, O, dan AB. Namun stok paling sulit didapatkan yaitu golongan AB. Bahkan, bulan ini stok golongan darah AB kosong.

“Sejatinya semua golongan darah stoknya menipis. Tapi bulan ini stok darah AB kosong. Sepertinya karena ada pandemi ini masyarakat enggan untuk berdonor. Padahal protokol kesehatan kami laksanakan. Jadi aman pada donor,” ujarnya.

Ismail menjelaskan, dalam satu bulan kebutuhan darah mencapai 500 – 600 kantong. Sebab, setiap pasien membutuhkan 3 – 4 kantong sekali pakai.

“Harapannya, masyarakat dapat kembali melakukan donor. Jadi jangan enggan lantaran ada Covid-19 ini. Sebab, tenaga medis dan pasien di rumah sakit sangat membutuhkan donor darah untuk proses pelaksanaan kesehatan,” ujarnya. (mu/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/