Percepat Pengajuan Blangko ke Pusat untuk Antisipasi Kian Banyaknya Suket

ANTRE: Warga menunggu proses pembuatan e-KTP di kantor Dispendukcapil Kabupaten Probolinggo. Sejauh ini masih banyak warga yang hanya mengantongi surat keterangan lantaran belum dapat fisik e-KTP. (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

DRINGU, Radar Bromo – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Probolinggo mengajukan percepatan pengajuan blangko e-KTP ke pusat. Ini, lantaran banyaknya masyarakat yang saat ini masih menggunakan surat keterangan penduduk. Pengajuan itu dilakukan untuk mengantisipasi semakin banyaknya surat keterangan penduduk yang dipakai masyarakat.

Berdasarkan data yang dicatat oleh Dispendukcapil Kabupaten Probolinggo, ada sekitar 45 ribu warga Kabupaten Probolinggo yang menggunakan surat keterangan penduduk. Namun, baru sekitar 10 ribu warga yang baru melakukan perekaman.

“Saat ini pengguna surat keterangan penduduk sudah banyak. Namun, blangko yang ada jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah pengguna surat keterangan penduduk,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Probolinggo Slamet Riyadi.

Sebab itulah, Dispendukcapil akan melakukan percepatan usulan blangko e-KTP. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi semakin banyaknya surat keterangan yang beredar dan dipakai oleh masyarakat.

“Kami coba usulkan blangko e-KTP sebelum kuota yang ada habis, upaya ini kami lakukan supaya surat keterangan penduduk yang sudah beredar tidak bertambah banyak,” ujarnya.

Kuota blangko e-KTP yang diberikan oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri, saat ini lebih sedikit daripada usulan yang telah diajukan. Pihaknya mengatakan bahwa pengusulan sebelumnya adalah 60 ribu keping e-KTP untuk mengganti surat keterangan penduduk yang dipakai saat ini.

“Usulan yang diajukan belum dikabulkan karena keterbatasan kuota di Pusat, namun kami tetap usulkan sampai masyarakat yang masih menggunakan surat keterangan penduduk mendapatkan blangko e-KTP,” tandasnya. (ar/fun)