Lima Finalis SD-SMP Melaju ke Visitasi Anugerah SAE Pendidikan 2026

KRAKSAAN, Radar Bromo – Perjalanan menuju Anugerah SAE Pendidikan 2026 makin mengerucut. Setelah melalui tahapan presentasi, lima satuan pendidikan jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) ditetapkan sebagai finalis.
Mereka berhak melaju ke tahapan Visitasi dan Validasi Lapangan (field verification)untuk membuktikan secara langsung implementasi inovasi dan program unggulan yang telah dipaparkan di hadapan dewan juri.
Penetapan finalis dilakukan setelah seluruh nomine dari kedua jenjang menyelesaikan presentasi. Sebanyak 10 nomine jenjang SD lebih dahulu memaparkan program unggulan mereka pada Kamis (29/10).
Sementara itu, giliran 10 nomine jenjang SMP menjalani tahapan serupa pada Jumat (30/10) di Ruang Pertemuan Agus Salim.
Saat presentasi, tiap lembaga berkesempatan menunjukkan berbagai inovasi dan praktik baik pendidikan yang telah diterapkan di sekolah masing-masing.
Paparan tersebut mengacu pada empat pilar Pendidikan SAE, yakni Implementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN), Pengelolaan Pendidikan Berlayanan Inklusif, Tata Kelola Keuangan Bebas Korupsi, serta Budaya Anak Senang Sekolah.
Ajang yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Bromo ini melibatkan tim penilai dari berbagai unsur.
Mulai Dewan Pendidikan, Unit Layanan Disabilitas (ULD) Kabupaten Probolinggo, Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI), Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah, Disdikdaya, hingga Inspektorat.
Plt Kepala SMPN 1 Pakuniran Sriningsih, salah satu nomine menyebutkan, keikutsertaan dalam ajang tersebut memberikan dorongan positif bagi sekolah untuk terus berbenah.



