
PASURUAN, Radar Bromo-Tantangan pemuda di era saat ini jelas lebih berat. Apalagi di tengah persaingan dan kondisi perekonomian yang boleh dibilang sedang tidak baik-baik saja. Generasi muda harus melihat peluang. Kaum muda pun diharapkan jangan apatis dengan politik.
Inilah rangkuman Jagongan Bersama Wakil Rakyat (Jawara) bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Rias Yudikari Drastika. Podcast mengambil tema “Sumpah Pemuda Momentum Bersama untuk Majukan Indonesia”
“Melihat kondisi saat ini, tantangan generasi muda kita memang berat. Tapi kita harus tetap berani dan pandai mengambil peran serta berkontribusi aktif,” beber Rias Yudikari.
Sebagai legislator, Rias melihat, sejatinya sudah banyak program dari pemerintah yang mendukung bagaimana agar pemuda memiliki akses. “Tak sedikit program yang fokusnya memajukan daerah, juga melihat persoalan anak muda sekarang. Supaya para pemuda ini bisa tetap punya kontribusi,” beber Rias.
Kaum muda pun diharapkan agar jangan alergi dengan politik. Sebab sejatinya politik adalah sebuah cara ataupun jalan, hingga lahir sebuah kebijakan. “Tanpa politik, taka da kebijakan yang terlahir. Sehingga kaum muda harus menyadari bahwa politik itu penting untuk kehidupan ini,” beber Rias.
Hal yang sama juga diungkapkan Moh. Syukron Aby, narasumber lain di Jawara. Pria yang juga motivator, konsultan pendidikan dan trainer capacity building menyebutkan, sejatinya sudah ada kebijakan dan langkah konkrit yang dilakukan pemerintah. Tak terkecuali di Kabupaten Pasuruan.
“Misalnya seperti Pasuruan Creative Center. Saya melihat beberapa kegiatan yang sudah mewadahi teman-teman pemuda, untuk membangun dan mengasah kreativitas,” beber Syukron.
Di jajaran pemerintahan pun kini juga merata. Ada generasi muda yang dilibatkan dan saling berkolaborasi.
Pun sama dengan Rias, Syukron juga menyebut, pemuda tak boleh pesimistis dengan politik. “Selama ini orang-orang mengenal politik itu kan hanya kepentingan.Hanya mengedepankan kelompok tertentu saja. Padahal politik itu luas dan pemuda harus care dengan politik,” beber Sykron.



