
PAJARAKAN, Radar Bromo- Rehabilitasi Jembatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, mulai digarap. Sejumlah personel dikerahkan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar. Terutama pada jam-jam rawan macet.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali Wahyu Wibowo mengatakan, koordinasi telah dilakukan. Termasuk wilayah Kabupaten Situbondo, Kabupaten Pasuruan, dan Kota Probolinggo.
Koordinasi perlu dilakukan, karena dampak pengalihan arus lalu lintas dapat menjangkau wilayah di luar Kabupaten Probolinggo. Kendaraan diarahkan melalui jalur alternatif yang telah ditentukan. Jembatan bailey juga digunakan untuk dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun, tetap dengan memperhatikan ketentuan dan batas ketinggian kendaraan.
“Rambu-rambu lalu lintas tambahan dan portal portabel juga dipasang di sejumlah titik strategis. Termasuk kawasan Randupangger, Exit Tol Kraksaan, dan Exit Tol Paiton untuk membantu mengarahkan pengguna jalan,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama jembatan diperbaiki. Salah satunya dukungan pembukaan Jalan Tol Prosiwangi, sebagai jalur alternatif selama masa perbaikan.
Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Ali Mubarok memastikan, pihaknya mendukung pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dan menyiagakan personel selama pengerjaan jembatan. Khususnya pada jam rawan kemacetan. Seperti pagi dan sore, ketika banyak pengendara berangkat dan pulang kerja.
“Ini merupakan jalur vital dan bagian dari jalur nasional, sehingga kami akan memberikan dukungan maksimal agar keamanan dan kelancaran pengguna jalan tetap terjaga,” ujarnya. (ar/rud)



