alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Lima Bacakades Randuputih Dringu Mundur, Pilkades Terancam Ditunda

DRINGU, Radar Bromo Pemilihan kepala desa (Pilkades) Randuputih, Kecamatan Dringu, terancam ditunda. Penyebabnya, lima dari enam bakal calon kepala desa (bacakades) yang sudah mendaftar tiba-tiba mengundurkan diri.

Surat pengunduran diri bahkan sudah diajukan ke panitia pemilih (panlih). Dengan kondisi itu, praktis hanya tersisa satu bacakades di Randuputih. Dengan hanya memiliki satu bacakades, itu artinya Pilkades tidak bisa digelar.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, ada enam bacakades yang mendaftar dalam Pilkades di Randuputih. Panlih pun menetapkan, keenam bacakades telah memenuhi semua syarat administrasi.

Karena jumlah bacakades enam orang, maka panlih harus melakukan tahapan scoring atau penilian untuk menetapkan lima bacakades yang lolos ke tahap berikutnya.

Polemik lantas muncul. Bahkan, berlanjut dengan aksi demo yang digelar Kamis (23/12) di kantor Kecamatan Dringu. Salah seorang bacakades mendesak Panlih bersikap adil.

Sebab, salah satu bacakades berinisial KW, dianggap tidak memenuhi persyaratan administrasi. Dengan demikian, seharusnya KW tidak diloloskan oleh panlih. Namun, nyatanya KW lolos.

Penyebanya, KW adalah anggota PKH. Untuk mendaftar sebagai bacakades, anggota PKH harus mendapat surat izin surat ijin dari Kementerian Sosial (Kemensos). Sementara KW diduga belum mendapat surat izin dari Kemensos.

Dalam audiensi antara panlih dan peserta demo diputuskan, panlih desa akan melakukan rapat pleno untuk mempertimbangkan tuntutan pendemo tersebut. Sayangnya, Jumat (24/12), lima bacakades yang sudah mendaftar mengajukan pengunduran diri sebagai bacakades.

Sehingga, tersisa satu bacakades di Desa Randuputih tersebut. Jika sampai 5 Januari 2022 hanya ada satu bacakades, maka Pilkades Randuputih akan ditunda sampai pilkades berikutnya.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto membenarkan pengunduran diri lima bacakades itu. Mereka bahkan menarik kembali semua berkas pencalonan. Dengan begitu, hanya tersisa satu bacakades di pilkades setempat.

”Lima balon (bakal calon) mengundurkan diri dari pencalonan.  Jika sampai tanggal 5 Januari 2022 kondisinya tetap, maka Pilkades Randuputih akan ditunda sampai periode berikutnya. Kita tunggu saja sampai tanggal 5 Januari,” terangnya.

Sementara itu, Kabag Hukum Setda Kabupaten Probolinggo, Priyo Siswoyo mengaku sudah mendapatkan informasi soal pengunduran diri lima bacakades Randuputih. Saat ini, pihaknya menunggu penetapan dari panlih hingga tanggal 5 Januari 2022 mendatang. Jika kelima bacakades dipastikan mundur dan sisa satu orang, maka Pilkades Randuputih dipastikan ditunda.

”Informasi yang kami terima lima bacakades mundur. Jika bacakades hanya ada satu, maka Pilkades ditunda. Kita tunggu sampai penetapan tanggal 5 Januari 2022,” terangnya.

Terpisah, Ketua Panlih Pilkades Randuputih, Sugianto belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi via telepon, nomor teleponnya tidak aktif. (mas/hn)

 

 

DRINGU, Radar Bromo Pemilihan kepala desa (Pilkades) Randuputih, Kecamatan Dringu, terancam ditunda. Penyebabnya, lima dari enam bakal calon kepala desa (bacakades) yang sudah mendaftar tiba-tiba mengundurkan diri.

Surat pengunduran diri bahkan sudah diajukan ke panitia pemilih (panlih). Dengan kondisi itu, praktis hanya tersisa satu bacakades di Randuputih. Dengan hanya memiliki satu bacakades, itu artinya Pilkades tidak bisa digelar.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, ada enam bacakades yang mendaftar dalam Pilkades di Randuputih. Panlih pun menetapkan, keenam bacakades telah memenuhi semua syarat administrasi.

Karena jumlah bacakades enam orang, maka panlih harus melakukan tahapan scoring atau penilian untuk menetapkan lima bacakades yang lolos ke tahap berikutnya.

Polemik lantas muncul. Bahkan, berlanjut dengan aksi demo yang digelar Kamis (23/12) di kantor Kecamatan Dringu. Salah seorang bacakades mendesak Panlih bersikap adil.

Sebab, salah satu bacakades berinisial KW, dianggap tidak memenuhi persyaratan administrasi. Dengan demikian, seharusnya KW tidak diloloskan oleh panlih. Namun, nyatanya KW lolos.

Penyebanya, KW adalah anggota PKH. Untuk mendaftar sebagai bacakades, anggota PKH harus mendapat surat izin surat ijin dari Kementerian Sosial (Kemensos). Sementara KW diduga belum mendapat surat izin dari Kemensos.

Dalam audiensi antara panlih dan peserta demo diputuskan, panlih desa akan melakukan rapat pleno untuk mempertimbangkan tuntutan pendemo tersebut. Sayangnya, Jumat (24/12), lima bacakades yang sudah mendaftar mengajukan pengunduran diri sebagai bacakades.

Sehingga, tersisa satu bacakades di Desa Randuputih tersebut. Jika sampai 5 Januari 2022 hanya ada satu bacakades, maka Pilkades Randuputih akan ditunda sampai pilkades berikutnya.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto membenarkan pengunduran diri lima bacakades itu. Mereka bahkan menarik kembali semua berkas pencalonan. Dengan begitu, hanya tersisa satu bacakades di pilkades setempat.

”Lima balon (bakal calon) mengundurkan diri dari pencalonan.  Jika sampai tanggal 5 Januari 2022 kondisinya tetap, maka Pilkades Randuputih akan ditunda sampai periode berikutnya. Kita tunggu saja sampai tanggal 5 Januari,” terangnya.

Sementara itu, Kabag Hukum Setda Kabupaten Probolinggo, Priyo Siswoyo mengaku sudah mendapatkan informasi soal pengunduran diri lima bacakades Randuputih. Saat ini, pihaknya menunggu penetapan dari panlih hingga tanggal 5 Januari 2022 mendatang. Jika kelima bacakades dipastikan mundur dan sisa satu orang, maka Pilkades Randuputih dipastikan ditunda.

”Informasi yang kami terima lima bacakades mundur. Jika bacakades hanya ada satu, maka Pilkades ditunda. Kita tunggu sampai penetapan tanggal 5 Januari 2022,” terangnya.

Terpisah, Ketua Panlih Pilkades Randuputih, Sugianto belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi via telepon, nomor teleponnya tidak aktif. (mas/hn)

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/