alexametrics
31C
Probolinggo
Friday, 22 January 2021

Selama Bulan November Sudah 7 Insiden Kebakaran

KRAKSAAN, Radar Bromo – Masuk musim hujan, kejadian kebakaran tidak menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Hingga pekan ketiga bulan November telah terjadi 63 kebakaran. Hampir 70 persen kebakaran terjadi karena kelalaian masyarakat.

Kasi pemadaman dan penyelamatan Damkar Kabupaten Probolinggo Suud mengatakan, musim hujan membuat wilayah cenderung lebih basah. Kondisi seperti ini diprediksikan dapat menekan kejadian kebakaran menjadi lebih sedikit.

“Sejak awal bulan hujan turun, awalnya kami prediksi angka kejadian akan menurun. Tapi kok malah tetap,” katanya.

Dari data kejadian yang telah ditangani, hingga pekan ketiga bulan November telah terjadi 63 kebakaran. Khusus bulan November terdapat 7 insiden, atau selisih 1 kejadian lebih banyak dibandingkan bulan Oktober yang hanya terdapat 6 kejadian kebakaran.

“Bulan November masih tersisa beberapa hari, potensi kebakaran masih bisa terjadi. Sehingga angkanya juga dapat berubah,” ucapnya.

Suud menjelaskan hampir 70 persen kebakaran yang terajadi disebabkan oleh masalah yang sama, yakni karena human error atau kelalaian masyarakat. Dimana kebakaran yang seharusnya dapat dihindari justru menjadi petaka akibat kurangnya kewaspadaan. Kemudian 30 persen dari total kebakaran terjadi karena korsleting listrik.

Dalam tiga bulan terakhir, peristiwa kebakaran terjadi paling banyak di bulan September yang merupakan puncak musim kemarau. Tercatat 14 kebakaran terjadi dan dipadamkan oleh Petugas Damkar.

Cuaca yang panas menyebabkan lingkungan mengering. Serta kencangnya embusan angin saat musim kemarau turut memperparah keadaan. Sehingga kebakaran mudah terjadi. Segala pemicu kebakaran seperti membakar sampah yang ditinggal begitu saja, dan membuang puntung rokok sembarangan dapat mendatangkan musibah.

“Kebakaran bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu segala pemicu kebakaran perlu dihindari. Apalagi saat menyalakan api kemudian dibiarkan begitu saja tanpa diawasi. Ini menjadi pemicu kebakaran yang sering terjadi,” ujar Suud. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU