alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Remaja Banyuanyar Kidul Hilang di Muara Gending

GENDING, Radar Bromo–Dua remaja asal Dusun Masjid, Desa Banyuanyar Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, hilang sejak Rabu (25/11). Mereka tak pulang setelah pamit membeli sparepart motor di Gending.

Saat dilakukan pencarian, satu remaja ditemukan di muara Desa/ Kecamatan Gending, Kamis (26/11) dinihari. Korban yang ditemukan itu bernama Firman, 16. Saat ditemukan, tubuhnya lemas dan tersangkut pada pohon bambu. Sementara temannya, Wahyu Ibrahim, 16, belum ditemukan sampai Kamis petang.

Sebelum hilang, Rabu siang pukul 12.00, mereka berpamitan keluar untuk membeli sparepart motor di Gending. Mereka berangkat dengan berboncengan naik motor milik Firman. Yaitu, Honda Tiger warna hitam Nopol N 4911 MC. Namun, hingga Rabu tengah malam, keduanya tidak kunjung pulang. Keluarga yang cemas lantas mencari keduanya.

Bahar, 50, bapak Wahyu Ibrahim mengajak saudaranya mencari anaknya ke beberapa tempat. Semua teman main korban didatangi dan ditanya tentang keberadaan korban.

Bahar juga mendatangi tempat anaknya biasa nongkrong. Namun, kedua remaja itu tidak ditemukan. “Sudah tengah malam kok belum pulang, jadi saya khawatir. Saya lantas mencari mereka saat itu juga. Satu per satu lokasi yang biasanya jadi tempat nongkrong saya datangi. Tetapi mereka tidak ada,” ungkapnya.

Karena pencarian di lingkungan sekitar tidak berhasil, keluarga akhirnya memperluas pencarian. Mulai dari Desa Pajurangan yang ada di sisi barat Kecamatan Gending. Sampai ke sisi timur hingga di Desa/ Kecamatan Gending.

Baru saat itu keluarga menemukan titik terang. Seorang nelayan mengatakan, ada motor terparkir di dekat muara Desa Gending. Namun, pemiliknya tidak ada di lokasi parkir.

Bahar sendiri bukan tanpa alasan mencari ke Desa Gending. Menurutnya, Wahyu anaknya hobi memancing. Dia pun sering memancing ke beberapa tempat.

Karena itulah, Bahar pun mendatangi sepanjang pesisir Gending yang biasa jadi tempat memancing. Dia berharap di sana bisa menemukan anaknya itu.

“Lagipula kan pamitnya ke Gending, jadi saya coba cari ke Gending. Karena anak saya hobi memancing, maka sepanjang pesisir Gending saya datangi. Warga dan nelayan yang saya temui juga saya tanyai. Akhirnya, ada yang mengatakan melihat motor diparkir di dekat Muara Desa Gending,” terang Bahar.

Berberkal informasi itulah, dirinya mendatangi lokasi itu. Dan benar saja. Di Muara Gending, Bahar menemukan motor Honda Tiger milik Firman yang dipakai berboncengan bersama anaknya.

Bahar pun langsung mencari keberadaan kedua korban di muara itu. Pencarian dilakukan di seluruh sisi muara selama satu jam. Hingga akhirnya, Kamis (26/11) dinihari pukul 01.00, Firman ditemukan tersangkut di batang pohon bambu dalam kondisi lemas.

“Waktu tiba di muara Gending itu, motor ditemukan. Tapi kedua anak ini belum ditemukan. Saya sempat putus asa dan akhirnya meminta bantuan orang pintar. Dia (orang pintar, Red) bilang ada di pinggir pantai sebelah barat. Tetapi hanya satu yang ditemukan,” ungkapnya.

Begitu ditemukan, korban Firman dievakuasi ke pinggir pantai. Badannya lantas dibersihkan karena dipenuhi lumpur. Dia kemudian dibawa pulang ke rumahnya.

Sementara satu korban lagi yakni Wahyu Ibrahim, belum ditemukan. Sampai kemarin siang, Bahar bersama saudaranya dan beberapa warga masih mencari korban Wahyu di Muara Gending. Namun, pencarian belum membuahkan hasil. “Terakhir sebelum hilang, Wahyu memkai baju batik warna coklat. Ini kami terus mencari tapi belum ada hasil,” tuturnya.

Kanitreskrim Polsek Gending Bripka Adi Sapta menjelaskan, pihaknya mendapat informasi remaja hilang di Muara Gending pada Kamis pukul 05.00. Petugas lantas mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pencarian, sekaligus menghimpun informasi.

Hingga kini, pihaknya menurut Kanitreskrim belum bisa memastikan kronologi hilangnya korban. Sebab, korban Firman yang ditemukan belum bisa diminta keterangan. Kondisi fisiknya belum stabil dan harus istirahat.

“Di lokasi kejadian kami menemukan motor, HP, dan ikat pinggang milik korban. Tapi bagaimana kronologi hilangnya korban belum diketahui. Apakah karena hanyut atau ada tindak kriminal. Saat ini korban selamat belum bisa diinterogasi karena kondisinya belum stabil dan butuh istirahat,” jelasnya. (ar/hn)

 

MOST READ

BERITA TERBARU