alexametrics
25C
Probolinggo
Wednesday, 27 January 2021

Debit Air Kembali Tinggi, Tetap Siaga di 18 Pintu Air

GENDING, Radar Bromo – Tiga hari belakangan, turun hujan di beberapa wilayah Kabupaten Probolinggo. Kondisi ini mengakibatkan debit air menjadi lebih tinggi. Hal serupa juga terjadi di Gending, sehingga petugas penjaga pintu air lebih memperketat pemantauan 18 pintu air.

Kesiapsiagaan yang dilakukan oleh petugas untuk mengantisipasi potensi meluapnya air, aibat terlambatnya pengaturan pintu air yang mengalir di wilayah Gending. Dalam kondisi mendung yang diprediksikan akan turun hujan, petugas melakukan pengecekan pintu air.

“Petugas sejatinya sudah siaga. Saat cuaca mendung mereka sudah berkeliling melakukan pengecekan pintu air. Agar air kiriman dapat segera teralirkan tidak sampai meluap,” ujar Kabid Sumber Daya Air PUPR Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahyo Saputra.

Dari data yang ada, sepanjang 7-8 kilometer aliran terdapat 18 pintu air yang harus dipantau. Pengawasan dan pengaturan debit air dilakukan dengan mengerahkan dua petugas untuk memastikan kondisi saluran air baik.

Pada prinsipnya, kata Hengki, seluruh pintu air perlu dilakukan pengawasan dan pengecekan sebagai mitigasi risiko bencana. Pihaknya telah memetakan wilayah yang berpotensi terjadinya banjir genangan akibat luapan air. Namun demikian wilayah Gending tetap menjadi salah satu wilayah yang paling diwaspadai karena kondisi geografis yang berupa cekungan.

“Wilayah Gending memang lebih kami waspadai sebab pernah tejadi banjir genangan. Jumlah petugas memang terbatas, namun tetap kami maksimalkan,” katanya.

Menurutnya potensi banjir juga dapat terjadi karena tersumbatnya saluran air oleh sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan. Tidak heran jika hujan deras dan debit air tinggi. Terjadi banjir kiriman yang membawa sampah dan menumpuk. Sehingga menjadi tugas rutin penjaga pintu air untuk membersihkan saluran air.

“Jadi petugas memiliki kewajiban untuk memastikan pintu air ketika akan turun hujan. Dan membersihkan tumpukan sampah pasca hujan. Ini sangat disayangkan, sebab sampah seharusnya bisa diminimalisir dengan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin dan peduli lingkungan,” bebernya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU