alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Butuh 1.876 TPS saat Pilkades Tahap Kedua di 253 Desa Kab Probolinggo

DRINGU, Radar Bromo – Pemilihan kepala desa (pilkades) tahap kedua di 253 desa di Kabupaten Probolinggo bakal lebih berat dari tahap pertama. Panitia pilkades sudah mulai bersiap-siap. Dipastikan, semua panitia sudah harus mulai bekerja Kamis (28/10) nanti.

Tahap awal adalah pengumuman dan penerimaan pendaftaran bakal calon kepala desa (bacakades). Termasuk harus menyiapkan sekitar 1.876 TPS (tempat pemungutan suara).

Kabid pembinaan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten, Nur Rahmad saat dikonfirmasi mengatakan, persiapan pilkades serentak di 253 desa terus dilakukan. Panitia pilkades tingkat kabupaten dan kecamatan sudah terbentuk semua dan ditetapkan. Untuk panitia pilkades tingkat desa, sudah siap dan semua telah berproses dilegalkan melalui SK BPD.

”Semua sudah siap. panitia pilkades sudah ada semua. Tinggal penetapan SK untuk legalitasnya proses semuanya. Yang pasti, mulai tanggal 28 Oktober sudah mulai bekerja semua panitia pilkades itu,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Senin (25/10).

Nur Rahmad menerangkan, pilkades serentak tahap kedua nanti digelar di tahun 2022. Pelaksanaannya tetap mengacu pada aturan pilkades aman Covid-19. Karena digelar di tengah pandemi. Kondisi itu, membuat kebutuhan anggaran pilkades jadi membengkak. Karena, kebutuhan TPS tiap desa lebih banyak dibanding pilkades sebelum pandemi Covid-19.

DRINGU, Radar Bromo – Pemilihan kepala desa (pilkades) tahap kedua di 253 desa di Kabupaten Probolinggo bakal lebih berat dari tahap pertama. Panitia pilkades sudah mulai bersiap-siap. Dipastikan, semua panitia sudah harus mulai bekerja Kamis (28/10) nanti.

Tahap awal adalah pengumuman dan penerimaan pendaftaran bakal calon kepala desa (bacakades). Termasuk harus menyiapkan sekitar 1.876 TPS (tempat pemungutan suara).

Kabid pembinaan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten, Nur Rahmad saat dikonfirmasi mengatakan, persiapan pilkades serentak di 253 desa terus dilakukan. Panitia pilkades tingkat kabupaten dan kecamatan sudah terbentuk semua dan ditetapkan. Untuk panitia pilkades tingkat desa, sudah siap dan semua telah berproses dilegalkan melalui SK BPD.

”Semua sudah siap. panitia pilkades sudah ada semua. Tinggal penetapan SK untuk legalitasnya proses semuanya. Yang pasti, mulai tanggal 28 Oktober sudah mulai bekerja semua panitia pilkades itu,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Senin (25/10).

Nur Rahmad menerangkan, pilkades serentak tahap kedua nanti digelar di tahun 2022. Pelaksanaannya tetap mengacu pada aturan pilkades aman Covid-19. Karena digelar di tengah pandemi. Kondisi itu, membuat kebutuhan anggaran pilkades jadi membengkak. Karena, kebutuhan TPS tiap desa lebih banyak dibanding pilkades sebelum pandemi Covid-19.

MOST READ

BERITA TERBARU

/