alexametrics
27.8 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

Satgas Kab Probolinggo Masih Sering Temukan Warga Abaikan Prokes

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penanganan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo, terus menjadi perhatian serius. Berada pada PPKM Level 2, sering ditemukan warga yang ditemukan mengabaikan protokol kesehatan (prokes). Karenanya, Satgas Penanganan Covid-19, terus melakukan pengawasan secara ketat.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Dewi Vironica mengatakan, prokes perlu diterapkan dengan baik. Meski kondisi level PPKM telah menunjukkan hal positif. Hal tersebut tidak serta merta mengabaikan prokes yang menjadi keharusan dalam situasi pandemi Covid-19.

“Memang kondisi kasus sudah landai, tapi bukan berarti protokol kesehatan diabaikan,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini kerap ditemukan masyarakat mulai tidak menggunakan masker. Padahal, salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19 adalah dengan menggunakan masker.

Hal ini bisa terjadi, karena masyarakat mulai berpikir Covid-19 sudah tidak ada. Padahal, saat ini tetap perlu diwaspadai. Jumlah kasusnya masih berpotensi naik, jika masyarakat mengabaikan prokes.

“Kami tidak henti-hentinya mengedukasi masyarakat. Agar tetap menjaga protokol kesehatan. Aturan boleh longgar, tetapi protokol kesehatan tetap dipatuhi. Bukan malah sebaliknya,” ujarnya.

Ia menyayangkan kondisi yang sudah longgar akibat dampak level PPKM yang terus membaik, menjadi turun karena ada temuan kasus signifikan. Sebab, salah satu indikator naik turunnya level adalah temuan kasus di lapangan.

Di samping itu, percepatan pelaksanaan vaksinasi terus dilakukan. Katanya, langkah ini juga perlu dukungan masyarakat. Warga yang belum melaksanakan vaksinasi, bisa segera datang ke puskesmas atau layanan vaksinasi.

“Upaya yang kami lakukan semata-mata agar pandemi segera berakhir. Tentunya tidak akan maksimal upaya tersebut tanpa dukungan dan peran serta masyarakat,” ujar Dewi. (ar/rud)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Penanganan Covid-19 di Kabupaten Probolinggo, terus menjadi perhatian serius. Berada pada PPKM Level 2, sering ditemukan warga yang ditemukan mengabaikan protokol kesehatan (prokes). Karenanya, Satgas Penanganan Covid-19, terus melakukan pengawasan secara ketat.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Dewi Vironica mengatakan, prokes perlu diterapkan dengan baik. Meski kondisi level PPKM telah menunjukkan hal positif. Hal tersebut tidak serta merta mengabaikan prokes yang menjadi keharusan dalam situasi pandemi Covid-19.

“Memang kondisi kasus sudah landai, tapi bukan berarti protokol kesehatan diabaikan,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini kerap ditemukan masyarakat mulai tidak menggunakan masker. Padahal, salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19 adalah dengan menggunakan masker.

Hal ini bisa terjadi, karena masyarakat mulai berpikir Covid-19 sudah tidak ada. Padahal, saat ini tetap perlu diwaspadai. Jumlah kasusnya masih berpotensi naik, jika masyarakat mengabaikan prokes.

“Kami tidak henti-hentinya mengedukasi masyarakat. Agar tetap menjaga protokol kesehatan. Aturan boleh longgar, tetapi protokol kesehatan tetap dipatuhi. Bukan malah sebaliknya,” ujarnya.

Ia menyayangkan kondisi yang sudah longgar akibat dampak level PPKM yang terus membaik, menjadi turun karena ada temuan kasus signifikan. Sebab, salah satu indikator naik turunnya level adalah temuan kasus di lapangan.

Di samping itu, percepatan pelaksanaan vaksinasi terus dilakukan. Katanya, langkah ini juga perlu dukungan masyarakat. Warga yang belum melaksanakan vaksinasi, bisa segera datang ke puskesmas atau layanan vaksinasi.

“Upaya yang kami lakukan semata-mata agar pandemi segera berakhir. Tentunya tidak akan maksimal upaya tersebut tanpa dukungan dan peran serta masyarakat,” ujar Dewi. (ar/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/