PDAM Dirikan Tempat Cuci Tangan di Belasan Titik

DRINGU, Radar Bromo – Pencegahan dan pemutusan penyebaran virus korona (Covid-19) turut dilakukan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Probolinggo. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Probolinggo tersebut, mendirikan fasilitas cuci tangan di 18 titik.

Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo Gandhi Hartoyo menuturkan bahwa hal ini merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh pihaknya untuk ikut mencegah dan memutus penyebaran Covid-19. “Sebagai perusahaan penyedia layanan air bersih, kami ingin berpartisipasi dengan membangun fasilitas cuci tangan yang dapat dipakai oleh masyarakat,” tuturnya.

Fasilitas cuci tangan pun didirikan di 18 titik yang tersebar di Kabupaten Probolinggo. Sebanyak tiga titik dipasang di tempat publik yakni satu unit di depan GOR Sasana Krida Kraksaan, satu unit di Pasar Semampir, dan satu unit di Mal Pelayanan Publik (MPP) Dringu, serta 15 lainnnya didirikan di semua Unit PDAM Kabupaten Probolinggo.

Khusus faslitas cuci tangan yang berada di Pasar Semampir, PDAM menyediakan sebuah tangki berkapasitas 5 ribu liter dengan 3 keran yang terhubung dengan tangki. Penyediaan air bersih dengan jumlah besar dilakukan karena merupakan tempat berkumpulnya warga.

“Fasilitas yang sudah dibangun ini untuk kebutuhan publik, kami juga sediakan sabun cuci tangan. Tinggal mayarakat mau apa tidak melakukan gerakan cuci tangan,” ujarnya.

Gandhi menambahkan, sekalipun fasilitas cuci tangan didirikan di unit PDAM, peruntukannya untuk masyarakat. Masyarakat boleh memanfaatkannya dengan leluasa. Pada setiap titik fasilitas cuci tangan juga diberikan sebuah banner yang berisi tentang imbauan untuk melakukan cuci tangan untuk mencegah dan memutus penyebaran virus korona.

“Kami harap masyarakat dapat memanfaatkan semaksimal mungkin, juga dapat menjaganya, tentunya harapan kami virus korona dapat diputus penyebarannya, salah satunya dengan mencuci tangan dengan baik,” tuturnya. (ar/fun)