alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Paiton Energy-POMI Berdayakan Masyarakat Kelola Sampah Terpadu

PAITON, Radar Bromo– Sampah menjadi persoalan besar jika tidak mendapatkan penanganan dan keterlibatan semua pihak. Karena itu PT Paiton Energy (Paiton Energy) dan PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI) melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui program pengelolaan sampah terpadu. Untuk pengendalian perubahan iklim berupa pengurangan emisi karbon melalui Program Kampung Iklim (Proklim).

Program ini merupakan kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo dan DLH Kabupaten Situbondo, sebagai bagian dari ProKlim. Perusahaan dan pemerintah (DLH Kabupaten Probolinggo dan Situbondo) secara konsisten menggelar pelatihan pengelolaan sampah plastik menjadi ecobrick. Serta pembinaan teknis bank sampah untuk mendorong terbentuknya bank sampah di setiap desa di Kabupaten Probolinggo dan Situbondo.

Saat ini, terdapat 15 bank sampah aktif binaan Paiton Energy dan pemerintah di Kabupaten Probolinggo dan Situbondo. Dengan adanya pembinaan teknis, diharapkan bank sampah di kedua daerah ini akan terus bertambah, baik jumlah, omzet, dan tingkat reduksi sampahnya.

Pengelolaan bank sampah cukup membantu mengatasi persoalan sampah.

Chief Financial Officer Paiton Energy, Bayu Widyanto mengatakan program pengelolaan sampah yang dilakukan menjadi platform untuk memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah. Itu sebagai pendorong mengendalikan dampak perubahan iklim di tingkat masyarakat dan mengurangi emisi karbon dari membakar sampah.

“Kegiatan berupa ecobrick dan bank sampah yang dilakukan masyarakat pada lokasi Proklim bisa menjadi contoh nyata pelaksanaan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Sekaligus dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pengurangan risiko bencana akibat perubahan iklim,” kata Bayu.

Saat ini Paiton Energy dan DLH Kabupaten Probolinggo telah menyepakati kerjasama mewujudkan program Recycling Center yang berlokasi di pasar lama Paiton, Kabupaten Probolinggo. Ini merupakan pengembangan kegiatannya sebelumnya yaitu program pengelolaan sampah terpadu untuk mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Probolinggo.

Diharapkan nantinya, program Recycling Center dapat dijadikan sebagai proyek percontohan untuk mewujudkan konsep ekonomi sirkular

CFS Manager PT Paiton Energy – POMI, Bambang Jiwantoro mengatakan, melalui program ecobrick ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap program-program pengendalian dan pengolahan sampah. Penerima manfaat dari program adalah masyarakat luas.

“Secara prinsip ecobrick bukanlah satu-satunya tujuan, namun yang lebih utama adalah perubahan pola pikir masyarakat dalam menyelesaikan masalah plastik. Dengan demikian pencegahan kerusakan lingkungan akibat plastik dapat dilakukan oleh setiap individu,” kata Bambang. (*)

PAITON, Radar Bromo– Sampah menjadi persoalan besar jika tidak mendapatkan penanganan dan keterlibatan semua pihak. Karena itu PT Paiton Energy (Paiton Energy) dan PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI) melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui program pengelolaan sampah terpadu. Untuk pengendalian perubahan iklim berupa pengurangan emisi karbon melalui Program Kampung Iklim (Proklim).

Program ini merupakan kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo dan DLH Kabupaten Situbondo, sebagai bagian dari ProKlim. Perusahaan dan pemerintah (DLH Kabupaten Probolinggo dan Situbondo) secara konsisten menggelar pelatihan pengelolaan sampah plastik menjadi ecobrick. Serta pembinaan teknis bank sampah untuk mendorong terbentuknya bank sampah di setiap desa di Kabupaten Probolinggo dan Situbondo.

Saat ini, terdapat 15 bank sampah aktif binaan Paiton Energy dan pemerintah di Kabupaten Probolinggo dan Situbondo. Dengan adanya pembinaan teknis, diharapkan bank sampah di kedua daerah ini akan terus bertambah, baik jumlah, omzet, dan tingkat reduksi sampahnya.

Pengelolaan bank sampah cukup membantu mengatasi persoalan sampah.

Chief Financial Officer Paiton Energy, Bayu Widyanto mengatakan program pengelolaan sampah yang dilakukan menjadi platform untuk memperkuat posisi sektor pengelolaan sampah. Itu sebagai pendorong mengendalikan dampak perubahan iklim di tingkat masyarakat dan mengurangi emisi karbon dari membakar sampah.

“Kegiatan berupa ecobrick dan bank sampah yang dilakukan masyarakat pada lokasi Proklim bisa menjadi contoh nyata pelaksanaan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Sekaligus dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta pengurangan risiko bencana akibat perubahan iklim,” kata Bayu.

Saat ini Paiton Energy dan DLH Kabupaten Probolinggo telah menyepakati kerjasama mewujudkan program Recycling Center yang berlokasi di pasar lama Paiton, Kabupaten Probolinggo. Ini merupakan pengembangan kegiatannya sebelumnya yaitu program pengelolaan sampah terpadu untuk mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Probolinggo.

Diharapkan nantinya, program Recycling Center dapat dijadikan sebagai proyek percontohan untuk mewujudkan konsep ekonomi sirkular

CFS Manager PT Paiton Energy – POMI, Bambang Jiwantoro mengatakan, melalui program ecobrick ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap program-program pengendalian dan pengolahan sampah. Penerima manfaat dari program adalah masyarakat luas.

“Secara prinsip ecobrick bukanlah satu-satunya tujuan, namun yang lebih utama adalah perubahan pola pikir masyarakat dalam menyelesaikan masalah plastik. Dengan demikian pencegahan kerusakan lingkungan akibat plastik dapat dilakukan oleh setiap individu,” kata Bambang. (*)

MOST READ

BERITA TERBARU

/