alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Jemput Anak ke Eks Istri sambil Bawa Celurit, Pria di Brabe Diamankan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

MARON, Radar Bromo– Kerinduan Abdullah 32, atas anaknya harus tertunda lantaran dia diamankan polisi. Penyebabnya, warga Desa Brabe Kecamatan Maron dengan membawa celurit saat ingin menjemput anaknya yang dibawa mantan istrinya.

Kapolsek Maron, Iptu Samiran menyebutkan, Abdullah diamankan Minggu (3/2) sekitar pukul 11.0o. Saat itu pihaknya melakukan tindakan lantaran mendapat laporan bahwa ada warga yang mengancam menggunakan celurit. Laporan itu dilakukan oleh Miftahul Jannah, 30, yang tak lain mantan istri pelaku.

Sebelumnya, Abdullah memang mau menjemput anaknya yang tinggal bersama Miftahul Jannah. Tapi entah mengapa saat menjemput ke rumah mantan itri yang diceraikannya 5 tahun silam, Abdullah justru membawa celurit. Dia membawa

senjata tajam itu untuk mengancam mantan istrinya jika tak menuruti kemauannya.

“Mantan istri tidak memperbolehkan anaknya dibawa pelaku dan memilih bersembunyi, karena takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Saat itu pelaku sedang dalam keadaan emosi. Kemudian ia (Miftahul, Red) melapor ke kami,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, polisi langsung mengambil tindakan. Tak berselang beberapa lama pelaku berhasil damankan.

Kapolsek menyebutkan bahwa, awalnya korban merasa takut untuk melaporkan kejadian yang dilakukan oleh mantan suaminya tersebut. Namun lantaran takut kejadian serupa terjadi lagi, korban memberanikan diri untuk melapor.

“Kami mengamankan pelaku di rumahnya sendiri tanpa perlawanan. Barang bukti sudah kami sita yaitu celurit. Dari pemeriksaan pelaku mengaku takut tidak diperbolehkan untuk menjemput anaknya,” ujar Samiran.Akibat kelakuan yang diperbuatnya, Kapolsek menejelaskan Pelaku dijerat dengan pasal 335 KUHP dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

MARON, Radar Bromo– Kerinduan Abdullah 32, atas anaknya harus tertunda lantaran dia diamankan polisi. Penyebabnya, warga Desa Brabe Kecamatan Maron dengan membawa celurit saat ingin menjemput anaknya yang dibawa mantan istrinya.

Kapolsek Maron, Iptu Samiran menyebutkan, Abdullah diamankan Minggu (3/2) sekitar pukul 11.0o. Saat itu pihaknya melakukan tindakan lantaran mendapat laporan bahwa ada warga yang mengancam menggunakan celurit. Laporan itu dilakukan oleh Miftahul Jannah, 30, yang tak lain mantan istri pelaku.

Sebelumnya, Abdullah memang mau menjemput anaknya yang tinggal bersama Miftahul Jannah. Tapi entah mengapa saat menjemput ke rumah mantan itri yang diceraikannya 5 tahun silam, Abdullah justru membawa celurit. Dia membawa

Mobile_AP_Half Page

senjata tajam itu untuk mengancam mantan istrinya jika tak menuruti kemauannya.

“Mantan istri tidak memperbolehkan anaknya dibawa pelaku dan memilih bersembunyi, karena takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Saat itu pelaku sedang dalam keadaan emosi. Kemudian ia (Miftahul, Red) melapor ke kami,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, polisi langsung mengambil tindakan. Tak berselang beberapa lama pelaku berhasil damankan.

Kapolsek menyebutkan bahwa, awalnya korban merasa takut untuk melaporkan kejadian yang dilakukan oleh mantan suaminya tersebut. Namun lantaran takut kejadian serupa terjadi lagi, korban memberanikan diri untuk melapor.

“Kami mengamankan pelaku di rumahnya sendiri tanpa perlawanan. Barang bukti sudah kami sita yaitu celurit. Dari pemeriksaan pelaku mengaku takut tidak diperbolehkan untuk menjemput anaknya,” ujar Samiran.Akibat kelakuan yang diperbuatnya, Kapolsek menejelaskan Pelaku dijerat dengan pasal 335 KUHP dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2