alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Petani Sentong Tewas Ditabrak Bus Mila Sejahtera

KRAKSAAN, Radar Bromo – Nasib Tak mujur dialami Ali Harto 66. Warga Desa Sentong, Kecamatan Krejengan yang seharinya bertani itu, tewas usai mengalami kecelakaan di Jalan raya Pajarakan, tepatnya di Desa Sukokerto, tepat di depan gedung DPRD Kabupaten Probolinggo, Selasa (26/1) pagi. Motornya ditabrak bus Akas Mila Sejahtera hingga korban terpental dan meregang nyawa.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan yang dialami korban terjadi saat dirinya mengendarai motor Honda GL Max bernopol N 3930 MN. Pagi itu korban hendak ke Pasuruan dan dia membawa benih padi yang ditaruh di belakang motornya.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), korban yang melaju dari arah timur ke barat, berpapasan dengan bus Akas Mila Sejahtera bernopol N 7154 UQ. Bus ini dikemudikan Sugik 52, warga Kecamatan Kanigaran.

Saat itu di lokasi kejadian, bus yang melaju dengan kecepatan tinggi tersebut, hendak menyalip kendaraan yang tidak dikenal dari arah kanan. Nah, saat menyalip itulah, diduga haluan bus terlalu ke kanan, sehingga menabrak korban hingga meninggal di lokasi kejadian.

Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Nyoman Harayasa membenarkan, bahwa korban hendak membawa benih padi dari rumahnya yang berada di Desa Sentong, ke lahan yang disewanya di Pasuruan. Namun nahas sebelum korban sampai, korban mengalami kecelakaan terlebih dahulu. Saat kejadian, korban terpental ke bahu jalan sebelah selatan.

“Korban tertabrak bus pada bagian kanan depannya. Sehingga, korban terpental dari sepeda motornya. Dari hasil olah TKP, korban terpental sekitar 3 meter dari lokasi awal benturan,” ujar Harayasa.

Dia menyebutkan, sembari melakukan olah TKP, korban yang meninggal langsung dibawa ke kamar mayat rumah sakit RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Polisi juga menghubungi pihak keluarga. “Para petugas telah mengevakuasi jenazah menuju kamar mayat, sembari menunggu pihak keluarga menjemput,” ujarnya.

Sementara itu, untuk dua kendaraan yang terlibat kecelakaan, diamankan petugas piket ke Pos Lantas Desa Sumberlele, Kraksaan. “Kami amankan dengan pengemudi busnya juga, untuk dimintai kerangan lebih lanjut,” ujarnya. (mu/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Nasib Tak mujur dialami Ali Harto 66. Warga Desa Sentong, Kecamatan Krejengan yang seharinya bertani itu, tewas usai mengalami kecelakaan di Jalan raya Pajarakan, tepatnya di Desa Sukokerto, tepat di depan gedung DPRD Kabupaten Probolinggo, Selasa (26/1) pagi. Motornya ditabrak bus Akas Mila Sejahtera hingga korban terpental dan meregang nyawa.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan yang dialami korban terjadi saat dirinya mengendarai motor Honda GL Max bernopol N 3930 MN. Pagi itu korban hendak ke Pasuruan dan dia membawa benih padi yang ditaruh di belakang motornya.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), korban yang melaju dari arah timur ke barat, berpapasan dengan bus Akas Mila Sejahtera bernopol N 7154 UQ. Bus ini dikemudikan Sugik 52, warga Kecamatan Kanigaran.

Saat itu di lokasi kejadian, bus yang melaju dengan kecepatan tinggi tersebut, hendak menyalip kendaraan yang tidak dikenal dari arah kanan. Nah, saat menyalip itulah, diduga haluan bus terlalu ke kanan, sehingga menabrak korban hingga meninggal di lokasi kejadian.

Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Nyoman Harayasa membenarkan, bahwa korban hendak membawa benih padi dari rumahnya yang berada di Desa Sentong, ke lahan yang disewanya di Pasuruan. Namun nahas sebelum korban sampai, korban mengalami kecelakaan terlebih dahulu. Saat kejadian, korban terpental ke bahu jalan sebelah selatan.

“Korban tertabrak bus pada bagian kanan depannya. Sehingga, korban terpental dari sepeda motornya. Dari hasil olah TKP, korban terpental sekitar 3 meter dari lokasi awal benturan,” ujar Harayasa.

Dia menyebutkan, sembari melakukan olah TKP, korban yang meninggal langsung dibawa ke kamar mayat rumah sakit RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Polisi juga menghubungi pihak keluarga. “Para petugas telah mengevakuasi jenazah menuju kamar mayat, sembari menunggu pihak keluarga menjemput,” ujarnya.

Sementara itu, untuk dua kendaraan yang terlibat kecelakaan, diamankan petugas piket ke Pos Lantas Desa Sumberlele, Kraksaan. “Kami amankan dengan pengemudi busnya juga, untuk dimintai kerangan lebih lanjut,” ujarnya. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/