alexametrics
24 C
Probolinggo
Sunday, 28 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Gugatan Perdata Tembus Ratusan Perkara, Paling Banyak Jenis Ini

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Selama tahun 2020 Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan telah memutus 146 perkara perdata. Dari keseluruhan perkara tersebut, perebutan melawan hukum dan sengketa kepemilikan menjadi yang terbanyak. Sebanyak 21 perkara telah diputus.

Juru Bicara dan Humas PN Kraksaan Yudistira Alfian mengatakan bawah ada 3 jenis putusan yang telah di jatuhkan. Di antaranya adalah perkara gugatan biasa, gugatan sederhana dan permohonan. “Ada 146 perkara perdata yang sudah diputus, lumayan banyak,” katanya.

Perkara tersebut meliputi 45 perkara gugatan biasa, 22 gugatan sederhana dan 79 permohonan. Dari perkara gugatan yang sudah diputus, perbuatan melawan hukum dan sengketa kepemilikan lebih menonjol ada 21 perkara. Disusul dengan perceraian 14 perkara. Sedangkan sisanya adalah perkara wanprestasi.

“Untuk perkara gugatan perbuatan melawan hukum dan sengketa kepemilikan lebih banyak. Sudah terlihat dari pertengah tahun hingga tutup tahun,” ujarnya.

Sedangkan untuk permohonan, dari 79 permohonan yang diputus ganti nama dan perbaikan identitas, menjadi yang teratas. Yakni ada sebanyak 56 permohonan. Sisanya adalah perwalian, izin jual, dan lain-lain.

“Permohonan ganti nama dan perbaikan identitas masih lebih banyak dibandingkan lainnya,” tuturnya.

Yudistira menambahkan, secara umum putusan perkara perdata di PN Kraksaan sudah berjalan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan. Tidak ada kendala yang berarti dalam proses persidangan.

“Pandemi yang melanda sejauh ini tidak berpengaruh pada putusan perkara perdata. Proses sidang berjalan sesuai dengan agenda,” bebernya. (ar/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Selama tahun 2020 Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan telah memutus 146 perkara perdata. Dari keseluruhan perkara tersebut, perebutan melawan hukum dan sengketa kepemilikan menjadi yang terbanyak. Sebanyak 21 perkara telah diputus.

Juru Bicara dan Humas PN Kraksaan Yudistira Alfian mengatakan bawah ada 3 jenis putusan yang telah di jatuhkan. Di antaranya adalah perkara gugatan biasa, gugatan sederhana dan permohonan. “Ada 146 perkara perdata yang sudah diputus, lumayan banyak,” katanya.

Perkara tersebut meliputi 45 perkara gugatan biasa, 22 gugatan sederhana dan 79 permohonan. Dari perkara gugatan yang sudah diputus, perbuatan melawan hukum dan sengketa kepemilikan lebih menonjol ada 21 perkara. Disusul dengan perceraian 14 perkara. Sedangkan sisanya adalah perkara wanprestasi.

Mobile_AP_Half Page

“Untuk perkara gugatan perbuatan melawan hukum dan sengketa kepemilikan lebih banyak. Sudah terlihat dari pertengah tahun hingga tutup tahun,” ujarnya.

Sedangkan untuk permohonan, dari 79 permohonan yang diputus ganti nama dan perbaikan identitas, menjadi yang teratas. Yakni ada sebanyak 56 permohonan. Sisanya adalah perwalian, izin jual, dan lain-lain.

“Permohonan ganti nama dan perbaikan identitas masih lebih banyak dibandingkan lainnya,” tuturnya.

Yudistira menambahkan, secara umum putusan perkara perdata di PN Kraksaan sudah berjalan sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan. Tidak ada kendala yang berarti dalam proses persidangan.

“Pandemi yang melanda sejauh ini tidak berpengaruh pada putusan perkara perdata. Proses sidang berjalan sesuai dengan agenda,” bebernya. (ar/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2