alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Thursday, 3 December 2020

Sisa Limbah Logistik KPU Kab Probolinggo Capai 125 Ton

KRAKSAAN, Radar Bromo – Setelah proses pengepakan logistik pemilu 2019 selesai beberapa waktu lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo siap untuk memulai proses pelelangan sisa logistik pemilu. Sisa logistik yang disebut limbah pemilu, jumlahnya cukup banyak karena mencapai ratusan ton.

Untuk pelelangan limbah pemilu tersebut, langkah pertama yang akan dilakukan oleh KPU adalah menentukan harga yang akan diajukan ke KPU RI. Setelah hal itu disepakati oleh KPU RI, KPU akan membawa data-data dari hasil pengepakan tersebut ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang ada di Jember.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim mengungkapkan, dari hasil pengepakan tersebut, limbah pemilu yang ada di Kabupaten Probolinggo mencapai ratusan ton. Hal itu tidak terlepas dari banyaknya berkas logistik pemilu yang akan dihapuskan dengan cara dilelang tersebut.

“Jadi, memang istilahnya limbah pemilu, di mana ada berkas pileg, pilpres, dan beberapa form lain. Totalnya itu ada sekitar 125 ton” ujarnya.

Dia mengungkapkan, dari total jumalah tersebut, berkas untuk pemilihan legislatif menjadi penyumbang terbanyak dengan 111.215 kilogram (kg). Untuk form beratnya mencapai 10.163 kg. Sedangkan yang teringan adalah berkas untuk kertas suara pemilihan presiden dengan berat 4.920 kg.

“Wajar ya yang terberat itu yang pileg, karena yang pileg itu kan ada yang pusat, provinsi, dan kabupaten. Kertasnya juga lumayan besar. Kalau yang pilpres kan kecil kertasnya dan hanya satu,” jelasnya.

Lukman menambahkan, akan segera melakukan rapat dengan para komisioner KPU yang lain untuk menentukan pengajuan harga yang akan disetor ke KPU RI. Setidaknya dalam minggu ini hal itu sudah bisa diajukan.

“Mungkin kami akan rapat soal harga ini karena surat edaran dari KPU RI itu jelas. Untuk penghapusan ini disegerakan,” jelasnya. (mg1/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Dengan Vaksinasi; Keluarga Sehat, Produktivitas Meningkat

Upaya pencegahan penyakit tersebut dapat dilakukan dengan vaksinasi. Dengan hadirnya vaksin, pemerintah berharap tidak hanya menurunkan angka kesakitan tapi juga kasus kematian.

Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Industri 4.0

Memasuki tahun baru yang tinggal menghitung hari, tantangan angkatan kerja di Indonesia semakin tinggi. H

Remaja Muneng Dibegal di Jl Brantas; Ditodong Airsoftgun, Vario Raib

Usai memepet korban, pelaku langsung mencabut kunci motor korban.

PKL Durian Pasar Wisata Cheng Hoo Dikeluhkan Pedagang

Keberadaan Pasar Wisata Cheng Hoo di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, menjadi magnet tersendiri bagi para pedagang kaki lima (PKL) durian.

Pengembangan Olahan Produk Pertanian Terkendala Ini

Mengolah hasil pertanian bisa menjadi salah satu upaya mengatasi rendahnya harga hasil pertanian saat panen raya.