alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Tuesday, 7 December 2021

Pembangunan Tol Paspro di Sumberkerang Mulai Pemadatan

GENDING, Radar Bromo – Pembangunan jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) seksi IV di Kabupaten Probolinggo terus berjalan. Sejak tiga hari lalu dilakukan clearing lahan di titik selatan. Yakni, di Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending.

Clearing lahan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi lahan yang akan dibangun ruas jalan tol. Tujuannya, memadatkan lahan agar siap dibangun konstruksi jalan tol.

Di Desa Sumberkerang sendiri, lahan yang akan dibangun jalan tol merupakan tanah lunak. Banyak lapisan lumpur yang harus disingkirkan dan tanahnya dipadatkan. Sebelumnya, daerah ini merupakan lahan pertanian dengan komoditas tanaman jagung, padi, dan cabai.

“Sekitar tiga hari lalu proyek clearing sudah dilakukan. Lumpur pada tanah dibersihkan agar struktur tanah lebih keras,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Jalan Tol Paspro Priyadi, Rabu (24/11).

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo di lokasi, saat ini, disiagakan tiga alat berat. Ketiganya merupakan alat yang sebelumnya telah digunakan untuk clearing di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending. Ketiga alat berat ini difungsikan untuk memindahkan lumpur, meratakan tanah, serta memadatkan tanah.

“Sudah ada alat berat, proyek ini akan dilakukan sampai tanah siap dan rata. Sebab, kondisi tanah harus benar-benar baik sebelum proyek dilanjutkan,” bebernya.

Selain itu, menurut Priyadi, pihaknya juga akan melakukan analisis struktur tanah. Sebab, kondisi tanah di tiap daerah berbeda-beda.

GENDING, Radar Bromo – Pembangunan jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) seksi IV di Kabupaten Probolinggo terus berjalan. Sejak tiga hari lalu dilakukan clearing lahan di titik selatan. Yakni, di Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending.

Clearing lahan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi lahan yang akan dibangun ruas jalan tol. Tujuannya, memadatkan lahan agar siap dibangun konstruksi jalan tol.

Di Desa Sumberkerang sendiri, lahan yang akan dibangun jalan tol merupakan tanah lunak. Banyak lapisan lumpur yang harus disingkirkan dan tanahnya dipadatkan. Sebelumnya, daerah ini merupakan lahan pertanian dengan komoditas tanaman jagung, padi, dan cabai.

“Sekitar tiga hari lalu proyek clearing sudah dilakukan. Lumpur pada tanah dibersihkan agar struktur tanah lebih keras,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Jalan Tol Paspro Priyadi, Rabu (24/11).

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo di lokasi, saat ini, disiagakan tiga alat berat. Ketiganya merupakan alat yang sebelumnya telah digunakan untuk clearing di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending. Ketiga alat berat ini difungsikan untuk memindahkan lumpur, meratakan tanah, serta memadatkan tanah.

“Sudah ada alat berat, proyek ini akan dilakukan sampai tanah siap dan rata. Sebab, kondisi tanah harus benar-benar baik sebelum proyek dilanjutkan,” bebernya.

Selain itu, menurut Priyadi, pihaknya juga akan melakukan analisis struktur tanah. Sebab, kondisi tanah di tiap daerah berbeda-beda.

MOST READ

BERITA TERBARU