alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Usulkan Belasan Perda Tahun Ini, Tiga Harus Diprioritaskan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sedikitnya ada 15 rencana peraturan daerah (raperda) yang diusulkan Pemkab Probolinggo dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo di tahun 2022. Belasan raperda tersebut ada yang sudah dibahas dan masuk daftar tunggu hingga memasuki pertengahan 2022. Perda tersebut akan dibahas menyesuaikan dengan urgensinya.

Ke-lima belas raperda itu sudah masuk Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) yang sedianya akan dibahas dalam dalam kurun waktu setahun ini. Secara bergantian akan dibahas bersama di DPRD Kabupaten Probolinggo. Menyesuaikan urgensitas Peraturan Daerah. Raperda yang dianggap lebih penting dan mendesak akan dibahas lebih dulu, sehingga memperoleh kepastian hukum untuk segera dilaksanakan.

Kabag Hukum Setda Kabupaten Probolinggo, Priyo Siswoyo mengatakan bahwa setidaknya ada 15 Propemperda yang sudah disiapkan. Namun demikian ada tiga yang menjadi prioritas. Di antaranya adalah Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021; Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022; dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023.

“Tiga yang menjadi prioritas saat ini yang sedang berproses masih satu. Yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023,” katanya.

Sementara itu Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD KabupatenProbolinggo Sugiyanto mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Bagian Hukum Setda Kabupaten Probolinggo. Bersinergi untuk menyiapkan pembahasan, raperda apa saja yang sedianya akan dibahas. Dengan catatan dinas terkait harus sudah siap dengan kajan akademiknya.

“Saat ini masih berkoordinasi dengan bagian hukum. Apakah ada perda yang sifatnya urgent atau perlu direvisi. Serta perda yang diajukan dalam prolegda. Dinas harus sudah siap naskah akademik atau draftnya,” ujarnya.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Sedikitnya ada 15 rencana peraturan daerah (raperda) yang diusulkan Pemkab Probolinggo dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo di tahun 2022. Belasan raperda tersebut ada yang sudah dibahas dan masuk daftar tunggu hingga memasuki pertengahan 2022. Perda tersebut akan dibahas menyesuaikan dengan urgensinya.

Ke-lima belas raperda itu sudah masuk Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) yang sedianya akan dibahas dalam dalam kurun waktu setahun ini. Secara bergantian akan dibahas bersama di DPRD Kabupaten Probolinggo. Menyesuaikan urgensitas Peraturan Daerah. Raperda yang dianggap lebih penting dan mendesak akan dibahas lebih dulu, sehingga memperoleh kepastian hukum untuk segera dilaksanakan.

Kabag Hukum Setda Kabupaten Probolinggo, Priyo Siswoyo mengatakan bahwa setidaknya ada 15 Propemperda yang sudah disiapkan. Namun demikian ada tiga yang menjadi prioritas. Di antaranya adalah Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021; Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022; dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023.

“Tiga yang menjadi prioritas saat ini yang sedang berproses masih satu. Yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023,” katanya.

Sementara itu Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD KabupatenProbolinggo Sugiyanto mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Bagian Hukum Setda Kabupaten Probolinggo. Bersinergi untuk menyiapkan pembahasan, raperda apa saja yang sedianya akan dibahas. Dengan catatan dinas terkait harus sudah siap dengan kajan akademiknya.

“Saat ini masih berkoordinasi dengan bagian hukum. Apakah ada perda yang sifatnya urgent atau perlu direvisi. Serta perda yang diajukan dalam prolegda. Dinas harus sudah siap naskah akademik atau draftnya,” ujarnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/