alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Ada 207 Desa di Kab Probolinggo Belum Lunas PBB

DRINGU, Radar Bromo – Pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) ditarget bisa menyumbang pendapatan sekitar Rp 17,8 miliar. Hingga separo tahun 2022, realisasi capaian PBB-P2 masih jauh dari target. Bahkan, baru 18 desa yang sudah lunas PBB. Sedangkan 207 desa belum lunas PBB.

Kabid Pendapatan di Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo Ofie Agustin mengatakan, pemkab terus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya dari sektor PBB-P2 yang ditarget dapat sumbang PAD sekitar Rp 17,8 miliar.

”Untuk capaian PBB hingga saat ini baru terealisasi sekitar Rp 7 miliar. Masih belum separo dari target setahun sekitar Rp 17,8 miliar,” katanya.

Ofie mengaku, hingga pekan kedua bulan Juli ini, baru 18 desa yang sudah lunas 100 persen PBB. Kecamatan Sukapura paling banyak, desa yang lunas 100 persen, ada 5 desa. Sisanya 207 desa, belum lunas 100 persen. Desa yang lunas 100 persen,, menunjukkan indikasi positif bahwa makin banyak warga yang taat membayar pajak.

“Semoga capaian desa lunas PBB terus meningkat. Sehingga, realisasi target PBB-P2 tahun 2022 bisa tercapai,” harapnya.

Ofie menerangkan, pihaknya optimistis target PAD dari sektor PBB-P2 tahun ini dapat tercapai. Pihaknya, terus koordinasi dengan kecamatan maupun desa langsung, untuk dapat optimalkan pelunasan PBB tersebut. Bahkan, tidak jarang pihaknya turun ke desa-desa unutk memberikan pelayanan terkait PBB tersebut.

DRINGU, Radar Bromo – Pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) ditarget bisa menyumbang pendapatan sekitar Rp 17,8 miliar. Hingga separo tahun 2022, realisasi capaian PBB-P2 masih jauh dari target. Bahkan, baru 18 desa yang sudah lunas PBB. Sedangkan 207 desa belum lunas PBB.

Kabid Pendapatan di Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo Ofie Agustin mengatakan, pemkab terus mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD). Salah satunya dari sektor PBB-P2 yang ditarget dapat sumbang PAD sekitar Rp 17,8 miliar.

”Untuk capaian PBB hingga saat ini baru terealisasi sekitar Rp 7 miliar. Masih belum separo dari target setahun sekitar Rp 17,8 miliar,” katanya.

Ofie mengaku, hingga pekan kedua bulan Juli ini, baru 18 desa yang sudah lunas 100 persen PBB. Kecamatan Sukapura paling banyak, desa yang lunas 100 persen, ada 5 desa. Sisanya 207 desa, belum lunas 100 persen. Desa yang lunas 100 persen,, menunjukkan indikasi positif bahwa makin banyak warga yang taat membayar pajak.

“Semoga capaian desa lunas PBB terus meningkat. Sehingga, realisasi target PBB-P2 tahun 2022 bisa tercapai,” harapnya.

Ofie menerangkan, pihaknya optimistis target PAD dari sektor PBB-P2 tahun ini dapat tercapai. Pihaknya, terus koordinasi dengan kecamatan maupun desa langsung, untuk dapat optimalkan pelunasan PBB tersebut. Bahkan, tidak jarang pihaknya turun ke desa-desa unutk memberikan pelayanan terkait PBB tersebut.

MOST READ

BERITA TERBARU

/