alexametrics
23.7 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Warga Kalibuntu Prediksi Banjir Rob Susulan Bisa Terjadi di Bulan Juni

KRAKSAAN, Radar Bromo – Banjir rob yang terjadi Desa Kalibuntu beberapa waktu lalu masih meninggalkan kerisauan warga. Pasalnya, diprediksi banjur rob susulan masih akan datang. Bahkan debitnya bisa semakin tinggi.

Kerisauan tersebut datang salah satunya dari Nurhadi Mudhar, salah satu warga Kalibuntu. Dirinya bersama masyarakat lainnya merasa risau, Juni mendatang banjir rob akan kembali menerpa wilayah setempat.

“Biasanya kan setahun dua kali. Kalau musim kemarau biasanya rob terjadi siang hari. Karena sekarang kemarau, jadi yang terjadi beberapa waktu lalu siang hari,” ujarnya.

Ia mengatakan banjir rob kedua akan terjadi Juni mendatang. Seperti di tahun sebelumnya, banjir rob terjadi antara April, Mei dan Juni. Nah, biasanya banjir rob susulan, debit airnya akan semakin tingi.

“Sehingga kami risau. Banyak warga yang akan terganggu lagi aktivitasnya. Memang benar sudah sering terjadi, namun ini perlu adanya penanganan dari pemerintah. Masa mau begini terus,” bebernya.

Sejatinya, warga sudah cukup faham dengan adanya banjir rob tahunan ini. Sehingga antisipasi sebelum banjir dilakukan warga. Seperti meletakkan barang berharga di tempat yang lebih tinggi.

Meski begitu menurutnya, untuk para petambak di wilayah Kalibuntu, hal ini sangat berpengaruh. Sebab, masuknya banjir rob tidak hanya menerjang permukiman. Melainkan ke lahan tambak.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Banjir rob yang terjadi Desa Kalibuntu beberapa waktu lalu masih meninggalkan kerisauan warga. Pasalnya, diprediksi banjur rob susulan masih akan datang. Bahkan debitnya bisa semakin tinggi.

Kerisauan tersebut datang salah satunya dari Nurhadi Mudhar, salah satu warga Kalibuntu. Dirinya bersama masyarakat lainnya merasa risau, Juni mendatang banjir rob akan kembali menerpa wilayah setempat.

“Biasanya kan setahun dua kali. Kalau musim kemarau biasanya rob terjadi siang hari. Karena sekarang kemarau, jadi yang terjadi beberapa waktu lalu siang hari,” ujarnya.

Ia mengatakan banjir rob kedua akan terjadi Juni mendatang. Seperti di tahun sebelumnya, banjir rob terjadi antara April, Mei dan Juni. Nah, biasanya banjir rob susulan, debit airnya akan semakin tingi.

“Sehingga kami risau. Banyak warga yang akan terganggu lagi aktivitasnya. Memang benar sudah sering terjadi, namun ini perlu adanya penanganan dari pemerintah. Masa mau begini terus,” bebernya.

Sejatinya, warga sudah cukup faham dengan adanya banjir rob tahunan ini. Sehingga antisipasi sebelum banjir dilakukan warga. Seperti meletakkan barang berharga di tempat yang lebih tinggi.

Meski begitu menurutnya, untuk para petambak di wilayah Kalibuntu, hal ini sangat berpengaruh. Sebab, masuknya banjir rob tidak hanya menerjang permukiman. Melainkan ke lahan tambak.

MOST READ

BERITA TERBARU

/