Pelatihan di BLK Tetap Digelar, Tapi Didampingi Tim Medis

SEMANGAT BERLATIH: Pelatihan di BLK Kraksaan beberapa waktu lalu. Pelatihan di tempat ini tetap digelar, namun sudah memperhatikan protokoler kesehatan. (Foto: Istimewa)

Related Post

KRAKSAAN, Radar Bromo – Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja masih melakukan kegiatan pelatihan di tengah pandemik Coronavirus Disease 2019 (Corona-19). Hal itu dilakukan karena BLK masih harus melanjutkan kegiatan yang berlangsung, sebelum ada instruksi menunda semua kegiatan.

Hudan Syarifudin, kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo mengatakan, pihaknya memang menggelar kegiatan BLK. Sebab, kegiatan itu bukan kegiatan baru yang berlangsung di saat negara diterpa pandemik korona.

“Kegiatan ini masih berlangsung. Jadi, sebelum instruksi bupati menunda semua kegiatan, pelatihan sudah dilajukan seminggu sebelumnya,” kata mantan Kabag Umum itu.

Menurutnya, kegiatan yang didanai pusat itu tidak bisa dihentikan di tengah jalan. Karena itu, kemudian pihaknya melakukan protokol khusus pada kegiatan yang digelar di gedung BLK Kraksaan itu.

“Kami lakukan protokolnya. Jadi, tidak seperti biasa. Jika sebelumnya 20 orang per-kelas, maka kini enam belas orang per kelas,” ungkapnya.

Selain itu, social distancing juga diberlakukan. Termasuk pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan hand sanitizer dan bahkan penggunaan masker.

Selain disediakan oleh panitia, masker juga dibuat sendiri dalam pelatihan itu.”Kami juga membuat masker di pelatihan. Masker hasil pelatihan juga bisa dipakai oleh orang-orang,” tandasnya.

Pelaksanaan tersebut dipantau terus oleh pihak medis. Mereka stand by di lokasi guna mengawasi kesehatan para peserta. Apa lagi, kegiatan itu akan berlangsung hingga beberapa minggu ke depan.

“Standar kesehatan sudah kami terapkan. Jadi tidak ada yang luput dari pengawasan. Sampai sekarang pun peserta yang ikut sehat semua,” terangnya. (sid/fun)