alexametrics
26C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Bupati Tantri Resmikan Rumah Batik Kabupaten Probolinggo

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

Kabupaten Probolinggo resmi memiliki Rumah Batik. Rabu (24/2), Rumah Batik ini diresmikan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, S.E. Keberadaannya tidak terlepas dari berdirinya Koperasi Adikarya Probolinggo. Koperasi ini juga merupakan satu-satunya koperasi batik di Provinsi Jawa Timur.

——————–

RUMAH Batik berdiri dengan memanfaatkan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Probolinggo. Yakni, di depan Kantor Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, S.E. mengatakan, dengan berdirinya Rumah Batik dan Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera bisa menambah semangat para perajin batik dalam mengembangkan kerajinan membatiknya. “Harapannya, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pembatik saja. Namun juga dirasakan oleh seluruh warga Kabupaten Probolinggo hingga luar daerah,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya Rumah Batik dan koperasi ini, dapat mempermudah para perajin batik dalam memenuhi kebutuhan membatiknya. Sehingga, dengan adanya koperasi batik, para perajin juga bisa mendapatkan solusi dalam mengembangkan usahanya dari hulu hingga hilir. Salah satunya dalam menekan biaya produksi.

“Keberadaan koperasi ini bisa menjadi semacam wadah atau distributor bagi ketersediaan bahan baku. Minimal bagi perajin batik se-Kabupaten Probolinggo. Karena di Jawa Timur baru satu yang berdiri. Jangan pernah takut bermimpi bahwa koperasi batik ini bisa menjadi koperasi yang menyediakan bahan baku se-Jawa Timur,” jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan, Rumah Batik tersebut di kelola Koperasi Adikarya Probolinggo. Sebuah koperasi konsumen yang melayani kebutuhan membatik. Di antaranya, kain, pewarna, dan kebutuhan membatik lainnya.

“Rumah Batik dan koperasi ini merupakan tindak lanjut dari petunjuk Ibu Bupati untuk membangun mindset kewirausahaan koperasi pada program rebranding koperasi pada tahun 2019. Serta, untuk mengembangkan usaha bersama bagi pelaku UMKM dalam wadah koperasi untuk mewujudkan UMKM naik kelas,” jelasnya.

Menurutnya, kelebihan berkoperasi bagi pelaku usaha adalah pada komitmen dan kebersamaan atas kepentingan ekonomi yang sama. Serta, untuk melayani dan mencukupi kebutuhan bersama. “Koperasi adalah sebagai wadah partisipasi untuk pelaku UMKM dan untuk meningkatkan kesejahteraan bersama,” katanya.

Anung mengatakan, Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera merupakan salah satu pilot project dalam pengembangan ekonomi bisnis pada program pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis kelembagaan koperasi di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo. “Yakni, sebagai perangkat daerah yang membidangi pemberdayaan dan perlindungan kepada KUMKM (Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah,” katanya.

Selain dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo, kemarin peresmian Rumah Batik juga dihadiri General Manager PT PJB UP Paiton Ir. Maryono, M.MT, IPU., bersama para anggota Adikarya Perajin Batik, Bordir dan Asesoris (APBBA) Kabupaten Probolinggo. (uno/adv)

Mobile_AP_Rectangle 1

Kabupaten Probolinggo resmi memiliki Rumah Batik. Rabu (24/2), Rumah Batik ini diresmikan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, S.E. Keberadaannya tidak terlepas dari berdirinya Koperasi Adikarya Probolinggo. Koperasi ini juga merupakan satu-satunya koperasi batik di Provinsi Jawa Timur.

——————–

RUMAH Batik berdiri dengan memanfaatkan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Probolinggo. Yakni, di depan Kantor Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan.

Mobile_AP_Half Page

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, S.E. mengatakan, dengan berdirinya Rumah Batik dan Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera bisa menambah semangat para perajin batik dalam mengembangkan kerajinan membatiknya. “Harapannya, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pembatik saja. Namun juga dirasakan oleh seluruh warga Kabupaten Probolinggo hingga luar daerah,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya Rumah Batik dan koperasi ini, dapat mempermudah para perajin batik dalam memenuhi kebutuhan membatiknya. Sehingga, dengan adanya koperasi batik, para perajin juga bisa mendapatkan solusi dalam mengembangkan usahanya dari hulu hingga hilir. Salah satunya dalam menekan biaya produksi.

“Keberadaan koperasi ini bisa menjadi semacam wadah atau distributor bagi ketersediaan bahan baku. Minimal bagi perajin batik se-Kabupaten Probolinggo. Karena di Jawa Timur baru satu yang berdiri. Jangan pernah takut bermimpi bahwa koperasi batik ini bisa menjadi koperasi yang menyediakan bahan baku se-Jawa Timur,” jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan, Rumah Batik tersebut di kelola Koperasi Adikarya Probolinggo. Sebuah koperasi konsumen yang melayani kebutuhan membatik. Di antaranya, kain, pewarna, dan kebutuhan membatik lainnya.

“Rumah Batik dan koperasi ini merupakan tindak lanjut dari petunjuk Ibu Bupati untuk membangun mindset kewirausahaan koperasi pada program rebranding koperasi pada tahun 2019. Serta, untuk mengembangkan usaha bersama bagi pelaku UMKM dalam wadah koperasi untuk mewujudkan UMKM naik kelas,” jelasnya.

Menurutnya, kelebihan berkoperasi bagi pelaku usaha adalah pada komitmen dan kebersamaan atas kepentingan ekonomi yang sama. Serta, untuk melayani dan mencukupi kebutuhan bersama. “Koperasi adalah sebagai wadah partisipasi untuk pelaku UMKM dan untuk meningkatkan kesejahteraan bersama,” katanya.

Anung mengatakan, Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera merupakan salah satu pilot project dalam pengembangan ekonomi bisnis pada program pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis kelembagaan koperasi di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo. “Yakni, sebagai perangkat daerah yang membidangi pemberdayaan dan perlindungan kepada KUMKM (Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah,” katanya.

Selain dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo, kemarin peresmian Rumah Batik juga dihadiri General Manager PT PJB UP Paiton Ir. Maryono, M.MT, IPU., bersama para anggota Adikarya Perajin Batik, Bordir dan Asesoris (APBBA) Kabupaten Probolinggo. (uno/adv)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2