alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Keren! Kota Kraksaan Kini Miliki Koperasi Khusus Pembatik

Sebelas tahun sudah Kota Kraksaan menyadang status ibu kota Kabupaten Probolinggo. Berbagai sektor terus tumbuh. Salah satunya sektor perkoperasian. Sejauh ini di Kota Kraksaan telah berdiri 78 unit koperasi.

—————-

JUMLAH koperasi di Kabupaten Probolinggo terus meningkat. Hingga Desember 2020, tercatat ada 794 unit koperasi. Dari ratusan itu, paling banyak berdiri di Kota Kraksaan. Di ibu kota Kabupaten Probolinggo, itu kini telah berdiri 78 unit koperasi.

Terbaru, Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera yang mulai aktif sejak 4 Desember 2020. Koperasi ini beranggotakan para pembatik yang tergabung dalam Adikarya Pengrajin Batik, Bordir, dan Asesoris (APBBA) Kabupaten Probolinggo. Dengan 22 anggota.

Koperasi ini menjadi satu bagian dari Rumah Batik Kabupaten Probolinggo. Lokasinya sangat strategis. Berada di depan Kantor Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kabupaten Probolinggo di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan.

“Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera ini adalah koperasi konsumen yang menyiapkan bahan baku untuk para pembatik, terutama di Kabupaten Probolinggo. Mulai dari kain hingga pewarnanya, semua ada di sini,” ujar Penasihat Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera Mahrus Ali.

Pria yang juga ketua APBBA Kabupaten Probolinggo, ini mengatakan Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera, didirikan untuk memudahkan para pembatik memenuhi bahan bakunya. Sehingga, tidak perlu lagi berbelanja jauh keluar kota. Seperti ke Solo, Jogjakarta, hingga Pekalongan.

“Lebih efektif dan efisien. Untuk pembayarannya juga fleksibel, bisa bayar di belakang. Biasanya teman-teman bayar di bulan berikutnya. Koperasi ini didukung PT PJB UP Paiton,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan, perkembangan koperasi di Kabupaten Probolinggo sangat signifikan. Termasuk di Kota Kraksaan, yang bermunculan unit-unit koperasi baru.

“Seperti Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera. Koperasi ini berawal dari keinginan ibu bupati agar para pembatik ini bisa semakin berkembang. Di koperasi itu disiapkan kebutuhan para pembatik,” katanya.

Menurutnya, keberadaan unit-unit koperasi itu akan terus dibina. Sehingga, semakin berkembang. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Kabupaten Probolinggo. Yakni, dengan menjadikan perkoperasian sebagai salah satu kurikulumnya.

“Sudah ada MoU dengan perguruan tinggi yang ditandatangani Ibu Bupati pada 2020. Ini tujuannya untuk mengarahkan koperasi kepada generasi milenial. Sehingga, mereka bisa berperan aktif dan menghidupkan koperasi,” ujarnya. (uno/adv)

 

78 UNIT KOPERASI DI KRAKSAAN

57 Unit Koperasi konsumen
8 Unit Koperasi produsen
8 Unit Koperasi simpan pinjam
3 Unit Koperasi jasa
2 Unit Koperasi pemasaran

Sebelas tahun sudah Kota Kraksaan menyadang status ibu kota Kabupaten Probolinggo. Berbagai sektor terus tumbuh. Salah satunya sektor perkoperasian. Sejauh ini di Kota Kraksaan telah berdiri 78 unit koperasi.

—————-

JUMLAH koperasi di Kabupaten Probolinggo terus meningkat. Hingga Desember 2020, tercatat ada 794 unit koperasi. Dari ratusan itu, paling banyak berdiri di Kota Kraksaan. Di ibu kota Kabupaten Probolinggo, itu kini telah berdiri 78 unit koperasi.

Terbaru, Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera yang mulai aktif sejak 4 Desember 2020. Koperasi ini beranggotakan para pembatik yang tergabung dalam Adikarya Pengrajin Batik, Bordir, dan Asesoris (APBBA) Kabupaten Probolinggo. Dengan 22 anggota.

Koperasi ini menjadi satu bagian dari Rumah Batik Kabupaten Probolinggo. Lokasinya sangat strategis. Berada di depan Kantor Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kabupaten Probolinggo di Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan.

“Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera ini adalah koperasi konsumen yang menyiapkan bahan baku untuk para pembatik, terutama di Kabupaten Probolinggo. Mulai dari kain hingga pewarnanya, semua ada di sini,” ujar Penasihat Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera Mahrus Ali.

Pria yang juga ketua APBBA Kabupaten Probolinggo, ini mengatakan Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera, didirikan untuk memudahkan para pembatik memenuhi bahan bakunya. Sehingga, tidak perlu lagi berbelanja jauh keluar kota. Seperti ke Solo, Jogjakarta, hingga Pekalongan.

“Lebih efektif dan efisien. Untuk pembayarannya juga fleksibel, bisa bayar di belakang. Biasanya teman-teman bayar di bulan berikutnya. Koperasi ini didukung PT PJB UP Paiton,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan, perkembangan koperasi di Kabupaten Probolinggo sangat signifikan. Termasuk di Kota Kraksaan, yang bermunculan unit-unit koperasi baru.

“Seperti Koperasi Adikarya Probolinggo Sejahtera. Koperasi ini berawal dari keinginan ibu bupati agar para pembatik ini bisa semakin berkembang. Di koperasi itu disiapkan kebutuhan para pembatik,” katanya.

Menurutnya, keberadaan unit-unit koperasi itu akan terus dibina. Sehingga, semakin berkembang. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Kabupaten Probolinggo. Yakni, dengan menjadikan perkoperasian sebagai salah satu kurikulumnya.

“Sudah ada MoU dengan perguruan tinggi yang ditandatangani Ibu Bupati pada 2020. Ini tujuannya untuk mengarahkan koperasi kepada generasi milenial. Sehingga, mereka bisa berperan aktif dan menghidupkan koperasi,” ujarnya. (uno/adv)

 

78 UNIT KOPERASI DI KRAKSAAN

57 Unit Koperasi konsumen
8 Unit Koperasi produsen
8 Unit Koperasi simpan pinjam
3 Unit Koperasi jasa
2 Unit Koperasi pemasaran

MOST READ

BERITA TERBARU

/