alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Ternyata Kakek di Paiton yang Terbakar karena Lupa Matikan Rokoknya Sendiri

PAITON, Radar Bromo–  Polisi memastikan terbakarnya Kandar Wasik, 71, bukan karena dibakar. Dari rangkaian penyelidikan, luka bakar yang dialami kakek asal Desa Kalikajar Kulon, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, bukan karena dibakar. Melainkan akibat kelalaiannya lupa mematikan rokok.

Kapolsek Paiton Iptu Maskur Ansori memastikan bahwa kejadian tersebut murni merupakan kelalaian korban. Sebab dari hasil pemeriksaan saat korban saat sedang dirawat di RS Waluyo Jati Kraksaan hingga akhirnya diperbolehkan pulang, korban mengaku bahwa kejadian tersebut disebabkan karena kelalaiannya.

“Korban mengakui bahwa kejadian itu disebabkan kelalaiannya yang lupa mematikan rokok. Sehingga mengakibatkan kasur tempat tidur dan sarung yang dipakai korban ikut terbakar,” kata Maskur, Kamis (23/6).

Sementara itu, Hairi 50, anak menantu dari korban, melakukan klarifikasi atas kejadian yang menimpa mertuanya tersebut. Ia pun mencabut laporan yang pernah dibuatnya.

“Saya putra dari Bapak Wasik mengklarifikasi kejadian kebakaran yang menimpa orang tua saya. Kejadian kebakaran itu murni disebabkan kelalaian orang tua saya sendiri yang lupa mematikan rokoknya,” pungkas Hairi.

Seperti diberitakan sebelummya, Kandar Wasik, mengalami luka bakar di bagian bagian tangan dan kaki. Insiden itu dialaminya saat dia tertidur pulas di rumahnya, Sabtu (11/6) lalu. Insiden itu sempat menjadi tanda tanya karena ada yang menduga korban dibakar. (mu/fun)

PAITON, Radar Bromo–  Polisi memastikan terbakarnya Kandar Wasik, 71, bukan karena dibakar. Dari rangkaian penyelidikan, luka bakar yang dialami kakek asal Desa Kalikajar Kulon, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, bukan karena dibakar. Melainkan akibat kelalaiannya lupa mematikan rokok.

Kapolsek Paiton Iptu Maskur Ansori memastikan bahwa kejadian tersebut murni merupakan kelalaian korban. Sebab dari hasil pemeriksaan saat korban saat sedang dirawat di RS Waluyo Jati Kraksaan hingga akhirnya diperbolehkan pulang, korban mengaku bahwa kejadian tersebut disebabkan karena kelalaiannya.

“Korban mengakui bahwa kejadian itu disebabkan kelalaiannya yang lupa mematikan rokok. Sehingga mengakibatkan kasur tempat tidur dan sarung yang dipakai korban ikut terbakar,” kata Maskur, Kamis (23/6).

Sementara itu, Hairi 50, anak menantu dari korban, melakukan klarifikasi atas kejadian yang menimpa mertuanya tersebut. Ia pun mencabut laporan yang pernah dibuatnya.

“Saya putra dari Bapak Wasik mengklarifikasi kejadian kebakaran yang menimpa orang tua saya. Kejadian kebakaran itu murni disebabkan kelalaian orang tua saya sendiri yang lupa mematikan rokoknya,” pungkas Hairi.

Seperti diberitakan sebelummya, Kandar Wasik, mengalami luka bakar di bagian bagian tangan dan kaki. Insiden itu dialaminya saat dia tertidur pulas di rumahnya, Sabtu (11/6) lalu. Insiden itu sempat menjadi tanda tanya karena ada yang menduga korban dibakar. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/