alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Siapkan 40 Ekor Kambing untuk Warga Desa Satreyan

Kesejahteraan warga dan infrastruktur menjadi sasaran pembangunan Pemerintah Desa Satreyan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Salah satunya yang kini dibudidayakan, kambing.

 

DAMPAK pandemi Covid-19 masih terasa. Hal ini menjadi atensi pemerintah desa. Beragam upaya mengembalikan kondisi perekonomian dan kesejahteraan warga terus dilakukan. Pemerintah Desa Satreyan pun memasukkan rencana peningkatan kesejahteraan warga dalam rencana pembangunannya.

SIAP DIGUNAKAN: Sekretaris Desa Satreyan Antoni dan Kepala Dusun Krajan Titik Babun berfoto di depan bakal kantor BUMDes di Dusun Gentengan. (Foto: Achmad Arianto Jawa Pos Radar Bromo)

Salah satunya direalisasikan dengan pengadaan 40 ekor kambing. Kambing ini dikembangbiakkan menggunakan kandang komunal di RT 2/RW 1 Dusun Krajan. “Peningkatan kesejahteraan warga kami lakukan dengan pengadaan kambing. Kambing ini nantinya akan dikembangbiakkan,” ujar Sekretaris Desa Satreyan Antoni.

Dalam “bisnis” ini, pemerintah desa mengajak warga dengan sistem bagi hasil. Namun, tetap dipilih warga yang memang memiliki keahlian memelihara kambing. Jika kambing beranak, akan diberikan kepada warga yang memelihara. “Indukan dialihkan ke warga lainnya,” ujarnya.

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dengan teknik ini. Antoni mengatakan, dengan adanya indukan kambing dan tanggung jawab yang telah diberikan, warga berupaya melatih kemampuan berternak. Keahlian ini dapat dibawa sekaligus dapat diaplikasikan saat indukan sudah beranak.

Kesejahteraan warga dan infrastruktur menjadi sasaran pembangunan Pemerintah Desa Satreyan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Salah satunya yang kini dibudidayakan, kambing.

 

DAMPAK pandemi Covid-19 masih terasa. Hal ini menjadi atensi pemerintah desa. Beragam upaya mengembalikan kondisi perekonomian dan kesejahteraan warga terus dilakukan. Pemerintah Desa Satreyan pun memasukkan rencana peningkatan kesejahteraan warga dalam rencana pembangunannya.

SIAP DIGUNAKAN: Sekretaris Desa Satreyan Antoni dan Kepala Dusun Krajan Titik Babun berfoto di depan bakal kantor BUMDes di Dusun Gentengan. (Foto: Achmad Arianto Jawa Pos Radar Bromo)

Salah satunya direalisasikan dengan pengadaan 40 ekor kambing. Kambing ini dikembangbiakkan menggunakan kandang komunal di RT 2/RW 1 Dusun Krajan. “Peningkatan kesejahteraan warga kami lakukan dengan pengadaan kambing. Kambing ini nantinya akan dikembangbiakkan,” ujar Sekretaris Desa Satreyan Antoni.

Dalam “bisnis” ini, pemerintah desa mengajak warga dengan sistem bagi hasil. Namun, tetap dipilih warga yang memang memiliki keahlian memelihara kambing. Jika kambing beranak, akan diberikan kepada warga yang memelihara. “Indukan dialihkan ke warga lainnya,” ujarnya.

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dengan teknik ini. Antoni mengatakan, dengan adanya indukan kambing dan tanggung jawab yang telah diberikan, warga berupaya melatih kemampuan berternak. Keahlian ini dapat dibawa sekaligus dapat diaplikasikan saat indukan sudah beranak.

MOST READ

BERITA TERBARU

/