alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Bantu Bibit Jagung demi Wujudkan Ketahanan Pangan di Tegalwatu

KEBUTUHAN masyarakat menjadi pertimbangan dasar rencana pembangunan yang telah disusun Pemerintah Desa (Pemdes) Tegalwatu. Realisasinya dengan memaksimalkan ketersediaan anggaran yang dimiliki.

Sektor pangan menjadi satu dari beberapa rencana penggunaan anggaran yang sudah didok oleh Pemdes Tegalwatu. Pasalnya tahun ini ketahanan pangan untuk warga, menjadi perhatian serius.

Penanggung jawab (Pj) Kepala Desa Tegalwatu Marwadi mengatakan, program ketahanan pangan desa perlu diwujudkan. Sebab hingga kini masih ditemukan warga desa kekurangan stok cadangan makanan untuk hidup sehari-hari.

Hal ini menjadi kontras, mengingat lahan yang dimiliki oleh desa terhampar cukup luas. Namun sayangnya belum bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

DISELEKSI KETAT: Pj. Kepala Desa Tegalwatu Marwadi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai bersumber Dana Desa (BLT-DD) kepada Keluarga Penerima Manfaat yang sudah diseleksi agar tepat sasaran. (Foto: Pemerintah Desa Tegalwatu for Radar Bromo)

“Ketahanan pangan akan kami wujudkan tahun ini. Produktivitas pertanian akan kami tingkatkan untuk pemenuhan kebutuhan warga,” katanya.

Pemetaan kondisi geografis pun dilakukan Pemdes Tegalwatu untuk memastikan potensi pangan yang tepat untuk ditanam pada lahan milik warga. Hasilnya, ketahanan pangan akan diwujudkan dengan pemberian bibit jagung kepada kelompok tani.

Pemdes Tegalwatu kemudian menyusun anggaran yang nantinya akan disisihkan untuk pengadaan bibit jagung kepada kelompok tani. Bibit jagung diberikan gratis, agar ditanam pada lahan milik warga. Sehingga nantinya dapat menaikkan produktifitas pertanian jagung. Kebijakan ini dilakukan setelah menegetahui jika warga yang memiliki lahan, tapi enggan menanam jagung.

KEBUTUHAN masyarakat menjadi pertimbangan dasar rencana pembangunan yang telah disusun Pemerintah Desa (Pemdes) Tegalwatu. Realisasinya dengan memaksimalkan ketersediaan anggaran yang dimiliki.

Sektor pangan menjadi satu dari beberapa rencana penggunaan anggaran yang sudah didok oleh Pemdes Tegalwatu. Pasalnya tahun ini ketahanan pangan untuk warga, menjadi perhatian serius.

Penanggung jawab (Pj) Kepala Desa Tegalwatu Marwadi mengatakan, program ketahanan pangan desa perlu diwujudkan. Sebab hingga kini masih ditemukan warga desa kekurangan stok cadangan makanan untuk hidup sehari-hari.

Hal ini menjadi kontras, mengingat lahan yang dimiliki oleh desa terhampar cukup luas. Namun sayangnya belum bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

DISELEKSI KETAT: Pj. Kepala Desa Tegalwatu Marwadi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai bersumber Dana Desa (BLT-DD) kepada Keluarga Penerima Manfaat yang sudah diseleksi agar tepat sasaran. (Foto: Pemerintah Desa Tegalwatu for Radar Bromo)

“Ketahanan pangan akan kami wujudkan tahun ini. Produktivitas pertanian akan kami tingkatkan untuk pemenuhan kebutuhan warga,” katanya.

Pemetaan kondisi geografis pun dilakukan Pemdes Tegalwatu untuk memastikan potensi pangan yang tepat untuk ditanam pada lahan milik warga. Hasilnya, ketahanan pangan akan diwujudkan dengan pemberian bibit jagung kepada kelompok tani.

Pemdes Tegalwatu kemudian menyusun anggaran yang nantinya akan disisihkan untuk pengadaan bibit jagung kepada kelompok tani. Bibit jagung diberikan gratis, agar ditanam pada lahan milik warga. Sehingga nantinya dapat menaikkan produktifitas pertanian jagung. Kebijakan ini dilakukan setelah menegetahui jika warga yang memiliki lahan, tapi enggan menanam jagung.

MOST READ

BERITA TERBARU

/