Polisi Bakal Tilang Bagi Pelanggar Satu Arah di Aluna-alun Kraksaan

SATU ARAH: Kondisi lalulintas di depan Gedung Islamic Centre (GIC) Kraksaan, sekitar di alun-alun, Kamis sore (23/1). Jalur ini sudah diberlakukan satu arah. (Foto: Agus Faiz Musleh/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

Kraksaan, Radar Bromo – Penerapan satu arah di Jalan Rengganis di sekitar alun-alun Kraksaan, bakal semakin efektif. Sebab, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, sudah berkoordinasi dengan kepolisian. Pihak kepolisian bahkan menyiapkan sanksi tindak pelanggaran (tilang), bagi pengendara kendaraan bermotor, yang melanggar aturan ini.

Hal itu dibenarkan Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Purwanto Sigit Raharjo. Dia menyebutkan, akan ada penerapan sanksi berapa tilang apabila ada pengendara yang melanggar arus lalulintas satu arah, yang di terapkan di alun-alun Kraksaan.

“Memang akan ada penerapan surat tilang bagi pelanggar. Namun, karena  rambu rambu satu jalur itu masih baru, jadi tidak dulu diterapkan. Apalagi saat ini masuk pada tahap sosialisasi selama 3 bulan,” ujarnya, Kamis (23/1).

Di sisi lain, Kepala Dinas Dishub Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto menambahkan, penerapan sanksi berapa tilang itu akan dilakukan setelah selesai masa sosialisasi. Saat ini pihaknya sedang , menggenjot soialisasi ke beberapa intansi yang ada.

“Pihak kami juga sudah mengirimkan surat ke beberapa intansi disekitar. Seperti pihak kepolisisan, Koramil dan Kecamatan untuk sosialisasinya. Sedangkan untuk penerapan tilang akan dilakukan oleh pihak polisi,” ujarnya.

Menurut Heri peralihan arus lalulintas itu di lakukan karen padatnya arus lalu lintas di kota Kraksaan. Selan itu seringnya ada acara besar di Gedung Islamic Centre (GIC) Kraksaan yang membuat arah lalu lintas tersendat karena aktivitas jalan yang masih di buka 2 arah.

“Agar kalau ada acara di Islamic Centre itu lalinnya tertib, biar aktivitas jalan tetap normal. Selain itu juga untuk memberikan kenyamanan bagi jamaah masjid. Agar tidak terganggu dengan aktivitas anak muda yang suka mondar-mandir ketika melaksanakan salat,” ujarnya. (mg1/fun)