alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Alun-alun Kraksaan Ditutup Selama Libur Natal-Tahun Baru

KRAKSAAN, Radar Bromo – Natal dan tahun baru (Nataru) 2022 menjadi momen yang ditunggu-tunggu masyarakat. Tapi pandemi Covid-19 masih menjadi atensi. Karenanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo akan menutup ruang terbuka hijau di Kota Kraksaan selama libur Nataru.

Antisipasi terjadi lonjakan kasus menjadi dasar kebijakan tersebut diterapkan. Sebab Alun-alun kraksaan yang kerap menjadi wisata alternatif warga. Menjadi jujugan kunjungan, baik saat waktu senggang ataupun saat libur. Tentu hal ini akan menjadikan Alun-alun Kraksaan sebagai titik kumpul sekaligus menjadi salah satu pusat keramaian.

“Sesuai dengan rapat koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Alun-alun kraksaan akan ditutup selama Nataru. Sebab potensi lonjakan bisa saja terjadi karena merupakan pusat keramaian,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi.

Penutupan akan dilakukan selama Nataru mulai Jumat (24/12) sampai dengan Minggu (2/1) mendatang. Untuk menghalau pengunjung yang datang ke alun-alun, DLH akan memasang pagar besi mengelilingi alun-alun. Nantinya pengunjung yang sudah terlanjur datang, akan putar balik. Sehingga mengurungkan niatnya untuk mengunjungi alun-alun.

“Sebelumnya pagar sudah kami buka. Tapi karena ada aturan yang harus diterapkan maka pagar besi kembali kami siapkan. Sebagian sudah dipasang tinggal kami rapatkan setelah aturan mulai dijalankan,” ungkapnya.

Selain itu DLH juga tengah berkoordinasi dengan pihak terkait. Untuk melakukan pengawasan pemberlakuan aturan tersebut. Nantinya saat aturan sudah mulai diterapkan akan ada petugas yang mengawasi.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Natal dan tahun baru (Nataru) 2022 menjadi momen yang ditunggu-tunggu masyarakat. Tapi pandemi Covid-19 masih menjadi atensi. Karenanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo akan menutup ruang terbuka hijau di Kota Kraksaan selama libur Nataru.

Antisipasi terjadi lonjakan kasus menjadi dasar kebijakan tersebut diterapkan. Sebab Alun-alun kraksaan yang kerap menjadi wisata alternatif warga. Menjadi jujugan kunjungan, baik saat waktu senggang ataupun saat libur. Tentu hal ini akan menjadikan Alun-alun Kraksaan sebagai titik kumpul sekaligus menjadi salah satu pusat keramaian.

“Sesuai dengan rapat koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Alun-alun kraksaan akan ditutup selama Nataru. Sebab potensi lonjakan bisa saja terjadi karena merupakan pusat keramaian,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi.

Penutupan akan dilakukan selama Nataru mulai Jumat (24/12) sampai dengan Minggu (2/1) mendatang. Untuk menghalau pengunjung yang datang ke alun-alun, DLH akan memasang pagar besi mengelilingi alun-alun. Nantinya pengunjung yang sudah terlanjur datang, akan putar balik. Sehingga mengurungkan niatnya untuk mengunjungi alun-alun.

“Sebelumnya pagar sudah kami buka. Tapi karena ada aturan yang harus diterapkan maka pagar besi kembali kami siapkan. Sebagian sudah dipasang tinggal kami rapatkan setelah aturan mulai dijalankan,” ungkapnya.

Selain itu DLH juga tengah berkoordinasi dengan pihak terkait. Untuk melakukan pengawasan pemberlakuan aturan tersebut. Nantinya saat aturan sudah mulai diterapkan akan ada petugas yang mengawasi.

MOST READ

BERITA TERBARU

/