alexametrics
30 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Penerima BPNT di Kab Probolinggo Berkurang Karena Hal Ini

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Upaya meringankan beban hidup keluarga yang kurang mampu terus dilakukan Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo. Salah satunya melalui Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bulan ini data bayar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menurun dibandingkan dengan bulan lalu yang diakibatkan rekening pasif.

Koordinator BPNT Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Mustahiqul Ilmi mengatakan bahwa KPM yang dinyatakan pasif masih belum diketahui penyebabnya. Sehingga perlu dilakukan analisa lebih lanjut melibatkan pendamping bantuan sosial yang bertugas di kecamatan.

“Data bayar bulan ini ada berkurang 20 KPM dari sistem dinyatakan pasif. Tapi tau alasan kenapa bisa pasif,” ujarnya.

Analisa yang dilakukan kemudian dilakukan untuk mengetahui apakah KPM benar-benar masih belum melakukan transaksi, ataukah ada kendala lain. Oleh karenanya Dinsos melalui pendamping sosial kecamatan kerap melakukan pengecekan ke lapangan untuk menghimpun informasi. Serta berupaya menyelesaikan kendala rekening pasif yang selama ini kerap terjadi.

“Tidak ada transaksi maka terlebih dahulu akan kami lalukan pengecekan, sampai dengan saat ini masih dilakukan dan belum dapat disimpulkan,” ujarnya.

Kendati ada rekening yang pasif, namun jumlah tersebut dirasa sangat kecil. Sebab pada masa pandemi telah terjadi perluasan penerima KPM BPNT. Data perluasan KPM berasal dari pusat yang kemudian dikirim ke daerah untuk dilakukan proses verifikasi. Petugas yang ada di daerah kemudian melakukan pengecekan dan memastikan bahwa KPM yang telah masuk data benar-benar berhak untuk menerima bantuan.

“Kami upayakan yang terbaik, mudah-mudahan bisa dilakukan dengan maksimal. Sehingga bantuan yang menjadi hak KPM dapat tersalurkan,” pungkasnya. (ar/fun)

PROBOLINGGO, Radar Bromo – Upaya meringankan beban hidup keluarga yang kurang mampu terus dilakukan Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo. Salah satunya melalui Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bulan ini data bayar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menurun dibandingkan dengan bulan lalu yang diakibatkan rekening pasif.

Koordinator BPNT Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Mustahiqul Ilmi mengatakan bahwa KPM yang dinyatakan pasif masih belum diketahui penyebabnya. Sehingga perlu dilakukan analisa lebih lanjut melibatkan pendamping bantuan sosial yang bertugas di kecamatan.

“Data bayar bulan ini ada berkurang 20 KPM dari sistem dinyatakan pasif. Tapi tau alasan kenapa bisa pasif,” ujarnya.

Analisa yang dilakukan kemudian dilakukan untuk mengetahui apakah KPM benar-benar masih belum melakukan transaksi, ataukah ada kendala lain. Oleh karenanya Dinsos melalui pendamping sosial kecamatan kerap melakukan pengecekan ke lapangan untuk menghimpun informasi. Serta berupaya menyelesaikan kendala rekening pasif yang selama ini kerap terjadi.

“Tidak ada transaksi maka terlebih dahulu akan kami lalukan pengecekan, sampai dengan saat ini masih dilakukan dan belum dapat disimpulkan,” ujarnya.

Kendati ada rekening yang pasif, namun jumlah tersebut dirasa sangat kecil. Sebab pada masa pandemi telah terjadi perluasan penerima KPM BPNT. Data perluasan KPM berasal dari pusat yang kemudian dikirim ke daerah untuk dilakukan proses verifikasi. Petugas yang ada di daerah kemudian melakukan pengecekan dan memastikan bahwa KPM yang telah masuk data benar-benar berhak untuk menerima bantuan.

“Kami upayakan yang terbaik, mudah-mudahan bisa dilakukan dengan maksimal. Sehingga bantuan yang menjadi hak KPM dapat tersalurkan,” pungkasnya. (ar/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/