alexametrics
30 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

DPRD Kab Probolinggo Kembali Undang PT MJS

KRAKSAAN, Radar Bromo – Perseteruan antara manajemen PT Mandiri Jaya Succesindo (MJS) Gending dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo, belum juga usai. Rabu ini (23/12), DPRD bahkan akan kembali menggelar pertemuan dengan manajemen PT MJS.

Rencana itu diungkap Ketua Komisi IV DPRD setempat, Rika Apria Wijayanti. Tujuannya untuk menyelesaikan perseteruan yang terjadi. Sehingga, tidak berlarut-larut.

“Besok (hari ini, red) kami akan menggelar rapat bersama. salah satunya yang diundang manajeman PT MJS, termasuk owner-nya. Tujuannya agar permasalahan ini tidak berlarut-larut dan menemukan kejelasan,” ujarnya, Selasa (22/12).

Rika menjelaskan, pihaknya tidak ada sangkut pautnya dengan rencana PT MJS menghentikan produksi dan menutup pabrik. Saat Komisi IV melakukan kunker, Rabu (25/11), kondisi perusahaan sedang kritis.

“Saat kami kunker, salah satu anggota kami bertanya mengapa tidak dicover BPJS? Manajemen di sana menyampaikan bahwa kondisi perusahaan Kritis. Jadi, tidak ada sangkut pautnya antara kedatangan kami dengan masalah internal perusahaan,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu menurut Rika, pihaknya juga akan membahas tuntutan para pekerja saat melurug kantor DPRD perihal klarifikasi sikap Komisi IV yang dinilai arogan saat kunker. “Nanti itu juga akan dibahas saat pertemuan dengan PT MJS,” tuturnya.

Sementara itu, Andika Suardika staf PT. MJS mengatakan, pihaknya telah mendapatkan undangan dari pihak DPRD. Karena itu menurutnya, pihaknya akan datang.

“Sudah kami dapatkan undangannya dan kami akan datang. Jadi kami menghargai undangan DPRD,” ujarnya. (mu/hn)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Perseteruan antara manajemen PT Mandiri Jaya Succesindo (MJS) Gending dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Probolinggo, belum juga usai. Rabu ini (23/12), DPRD bahkan akan kembali menggelar pertemuan dengan manajemen PT MJS.

Rencana itu diungkap Ketua Komisi IV DPRD setempat, Rika Apria Wijayanti. Tujuannya untuk menyelesaikan perseteruan yang terjadi. Sehingga, tidak berlarut-larut.

“Besok (hari ini, red) kami akan menggelar rapat bersama. salah satunya yang diundang manajeman PT MJS, termasuk owner-nya. Tujuannya agar permasalahan ini tidak berlarut-larut dan menemukan kejelasan,” ujarnya, Selasa (22/12).

Rika menjelaskan, pihaknya tidak ada sangkut pautnya dengan rencana PT MJS menghentikan produksi dan menutup pabrik. Saat Komisi IV melakukan kunker, Rabu (25/11), kondisi perusahaan sedang kritis.

“Saat kami kunker, salah satu anggota kami bertanya mengapa tidak dicover BPJS? Manajemen di sana menyampaikan bahwa kondisi perusahaan Kritis. Jadi, tidak ada sangkut pautnya antara kedatangan kami dengan masalah internal perusahaan,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu menurut Rika, pihaknya juga akan membahas tuntutan para pekerja saat melurug kantor DPRD perihal klarifikasi sikap Komisi IV yang dinilai arogan saat kunker. “Nanti itu juga akan dibahas saat pertemuan dengan PT MJS,” tuturnya.

Sementara itu, Andika Suardika staf PT. MJS mengatakan, pihaknya telah mendapatkan undangan dari pihak DPRD. Karena itu menurutnya, pihaknya akan datang.

“Sudah kami dapatkan undangannya dan kami akan datang. Jadi kami menghargai undangan DPRD,” ujarnya. (mu/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/