alexametrics
29.4 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Belum Ada Rekanan Ikut Tender Proyek Alun-alun Kraksaan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo tahun ini berencana akan melakukan perubahan Alun-alun Kraksaan. Hingga menjelang akhir tahun, proyek bernilai ratusan juta rupiah tersebut belum dikerjakan. Bahkan rekanan yang ikut tender, belum ada yang masuk.

Hal tersebut diungkap Kepala DLH kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi. Ia mengatakan, sampai saat ini belum ada tender yang mendaftar perihal proyek perubahan Alun-alun Kraksaan tersebut. “Semoga saja tidak sampai batas yang ditentukan,” ujarnya.

Belum adanya tender yang mendaftar itu diduga lantaran anggaran proyek tersebut berkurang lantaran anggarannya ter-refocusing. Sesuai dengan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Probolinggo, pengerjaan yang diberi nama Jasa Konstruksi Pengembangan Taman Alun-alun Kraksaan, itu dianggarkan Rp 320.000.000,00.

“Anggrannya melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Infrastruktur. Sebelumnya anggarannya lebih dari itu. Karena terkena refocusing maka sebesar sekarang itu anggaran,“ bebernya.

Joko menyebutkan, jika misalnya pemenang tender hingga batas yang ditentukan belum ada, maka proyek tersebut akan gagal digarap. “Anggarannya nanti akan dikembalikan, jika tidak ada pemenang tendernya. Ya berharap saja dalam waktu dekat ini sudah ada,“ jelasnya.

Sementara itu, proyek perubahan perwajahan Alun-alun Kraksaan, ada banyak. Di antaranya gendak menambah vegetasi perindang, dengan cara memperbanyak pohon di ruang terbuka hijau tersebut.

“Nantinya konstruksi paving hanya ada di taman bermain anak-anak itu saja. Selebihnya akan banyak tanami pohon-pohon besar,“ katanya. (mu/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo tahun ini berencana akan melakukan perubahan Alun-alun Kraksaan. Hingga menjelang akhir tahun, proyek bernilai ratusan juta rupiah tersebut belum dikerjakan. Bahkan rekanan yang ikut tender, belum ada yang masuk.

Hal tersebut diungkap Kepala DLH kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi. Ia mengatakan, sampai saat ini belum ada tender yang mendaftar perihal proyek perubahan Alun-alun Kraksaan tersebut. “Semoga saja tidak sampai batas yang ditentukan,” ujarnya.

Belum adanya tender yang mendaftar itu diduga lantaran anggaran proyek tersebut berkurang lantaran anggarannya ter-refocusing. Sesuai dengan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Probolinggo, pengerjaan yang diberi nama Jasa Konstruksi Pengembangan Taman Alun-alun Kraksaan, itu dianggarkan Rp 320.000.000,00.

“Anggrannya melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Infrastruktur. Sebelumnya anggarannya lebih dari itu. Karena terkena refocusing maka sebesar sekarang itu anggaran,“ bebernya.

Joko menyebutkan, jika misalnya pemenang tender hingga batas yang ditentukan belum ada, maka proyek tersebut akan gagal digarap. “Anggarannya nanti akan dikembalikan, jika tidak ada pemenang tendernya. Ya berharap saja dalam waktu dekat ini sudah ada,“ jelasnya.

Sementara itu, proyek perubahan perwajahan Alun-alun Kraksaan, ada banyak. Di antaranya gendak menambah vegetasi perindang, dengan cara memperbanyak pohon di ruang terbuka hijau tersebut.

“Nantinya konstruksi paving hanya ada di taman bermain anak-anak itu saja. Selebihnya akan banyak tanami pohon-pohon besar,“ katanya. (mu/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/