alexametrics
33.9 C
Probolinggo
Wednesday, 20 October 2021

Asyik, Alun-alun Kraksaan dan Sejumlah Taman Mulai Dibuka

KRAKSAAN, Radar Bromo – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Level 2 di Kabupaten Probolinggo, membawa angin segar. Dinas Lingkungan Hidup (DLH), akhirnya kembali membuka Alun-alun Kraksaan.

Dibukanya alun-alun dilakukan DLH lantaran telah melakukan pemantauan situasi dan tingkat keramaian di masyarakat. Apalagi, sudah banyak destinasi wisata yang dibuka dengan pengawasan yang ketat. Ini yang menjadi salah satu pertimbangan dibukanya alun-alun sebagai salah satu tempat alternatif untuk rekreasi dan olahraga keluarga.

“Alun-alun dibuka mulai Senin (20/9) dengan jumlah kunjungan maksimal 25 persen. Sesuai dengan aturan yang berlaku selama PPKM level 2,” ujar Kasi Pertamanan DLH Kabupaten Probolinggo, Hidyatul Amanah.

Untuk mengantisipasi banyaknya pengunjung, empat sudut yang menjadi tempat masuk pengunjung di sisi utara, selatan, timur dan barat yang sebelumnya dipagar, hanya satu sisi saja yang dibuka. Dengan harapan bahwa pengunjung alun-alun dapat masuk hanya satu arah. Hal ini dilakukan untuk mempermudah kontrol jumlah kunjungan alun-alun.

“Hanya alun-alun sisi sebelah utara yang pagarnya kami buka. Jadi pengunjung bisa masuk lewat jalur tersebut,” katanya.

Tidak hanya alun-alun yang mulai dibuka oleh DLH. Taman Sumber Lele yang sebelumnya juga dipagari, juga mulai dibuka. Sementara Hutan Kota Kraksaan yang semula tertutup rapat kini boleh dikunjungi dengan jumlah pengunjung dibatasi.

“SL Park (Taman Sumber Lele) dan Hutan Kota juga kami buka. Untuk SL Park sebenarnya pernah kami pagari agar tidak ada kunjungan. Tapi sudah jebol,” ungkapnya.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Level 2 di Kabupaten Probolinggo, membawa angin segar. Dinas Lingkungan Hidup (DLH), akhirnya kembali membuka Alun-alun Kraksaan.

Dibukanya alun-alun dilakukan DLH lantaran telah melakukan pemantauan situasi dan tingkat keramaian di masyarakat. Apalagi, sudah banyak destinasi wisata yang dibuka dengan pengawasan yang ketat. Ini yang menjadi salah satu pertimbangan dibukanya alun-alun sebagai salah satu tempat alternatif untuk rekreasi dan olahraga keluarga.

“Alun-alun dibuka mulai Senin (20/9) dengan jumlah kunjungan maksimal 25 persen. Sesuai dengan aturan yang berlaku selama PPKM level 2,” ujar Kasi Pertamanan DLH Kabupaten Probolinggo, Hidyatul Amanah.

Untuk mengantisipasi banyaknya pengunjung, empat sudut yang menjadi tempat masuk pengunjung di sisi utara, selatan, timur dan barat yang sebelumnya dipagar, hanya satu sisi saja yang dibuka. Dengan harapan bahwa pengunjung alun-alun dapat masuk hanya satu arah. Hal ini dilakukan untuk mempermudah kontrol jumlah kunjungan alun-alun.

“Hanya alun-alun sisi sebelah utara yang pagarnya kami buka. Jadi pengunjung bisa masuk lewat jalur tersebut,” katanya.

Tidak hanya alun-alun yang mulai dibuka oleh DLH. Taman Sumber Lele yang sebelumnya juga dipagari, juga mulai dibuka. Sementara Hutan Kota Kraksaan yang semula tertutup rapat kini boleh dikunjungi dengan jumlah pengunjung dibatasi.

“SL Park (Taman Sumber Lele) dan Hutan Kota juga kami buka. Untuk SL Park sebenarnya pernah kami pagari agar tidak ada kunjungan. Tapi sudah jebol,” ungkapnya.

MOST READ

BERITA TERBARU