alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Longsor Tambakukir Kotaanyar Dibersihkan, Bakal Dipasang TPT

KOTAANYAR, Radar Bromo- Penanganan untuk mencegah longsor susulan di Desa Tambakukir, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, belum jelas. Kini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), berusaha menangani dengan membangun tembok penahanan tanah (TPT).

Anggaran pembangunan TPT itu akan diambil dari dana tidak terduga. Tetapi, sejauh ini pemerintah kecamatan belum mengajukannya. Sementara, warga berharap longsor ini segera ditangani.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Abdullah mengaku, sudah melakukan asesmen ke lokasi longsor.  “Rencana penanganan kalau menggunakan sandbag (karung pasir), tidak memungkinkan,” ujarnya, kemarin  (22/3).

Pendataan dilakukan untuk perencanaan pembangunan TPT. Tetapi, realisasinya masih menunggu disposisi dari kepala daerah. Sebab, anggaran akan menggunakan dana tidak terduga. “Disetujui atau tidak, kami tunggu arahan Plt Bupati,” ujarnya.

Selain disposisi Plt Bupati, kata Abdullah, pihak kecamatan juga harus mengirimkan surat pengajuan. Jika belum ada, tidak akan bisa diproses. “Ini sudah urusannya kecamatan. Apakah kecamatan bisa gerak cepat? Kalau bisa, kepastian realisasinya bisa segera diketahui,” katanya.

Kasi Pembangunan Kecamatan Kotaanyar Sapari mengaku, masih berkoordinasi dengan pimpinannya mengenai surat pengajuan permintaan penganan longsor itu. “Menunggu arahan Pak Camat dulu. Yang jelas setelah ini saya hubungi Pak Camat, bagaimana kelanjutannya,” katanya.

Sementara itu, adanya penanganan secepat mungkin telah ditunggu warga Desa Tambakukir. Sebab, saat ini hujan masih sering mengguyur, sehingga berpotensi terjadi longsor susulan.

KOTAANYAR, Radar Bromo- Penanganan untuk mencegah longsor susulan di Desa Tambakukir, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, belum jelas. Kini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), berusaha menangani dengan membangun tembok penahanan tanah (TPT).

Anggaran pembangunan TPT itu akan diambil dari dana tidak terduga. Tetapi, sejauh ini pemerintah kecamatan belum mengajukannya. Sementara, warga berharap longsor ini segera ditangani.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Abdullah mengaku, sudah melakukan asesmen ke lokasi longsor.  “Rencana penanganan kalau menggunakan sandbag (karung pasir), tidak memungkinkan,” ujarnya, kemarin  (22/3).

Pendataan dilakukan untuk perencanaan pembangunan TPT. Tetapi, realisasinya masih menunggu disposisi dari kepala daerah. Sebab, anggaran akan menggunakan dana tidak terduga. “Disetujui atau tidak, kami tunggu arahan Plt Bupati,” ujarnya.

Selain disposisi Plt Bupati, kata Abdullah, pihak kecamatan juga harus mengirimkan surat pengajuan. Jika belum ada, tidak akan bisa diproses. “Ini sudah urusannya kecamatan. Apakah kecamatan bisa gerak cepat? Kalau bisa, kepastian realisasinya bisa segera diketahui,” katanya.

Kasi Pembangunan Kecamatan Kotaanyar Sapari mengaku, masih berkoordinasi dengan pimpinannya mengenai surat pengajuan permintaan penganan longsor itu. “Menunggu arahan Pak Camat dulu. Yang jelas setelah ini saya hubungi Pak Camat, bagaimana kelanjutannya,” katanya.

Sementara itu, adanya penanganan secepat mungkin telah ditunggu warga Desa Tambakukir. Sebab, saat ini hujan masih sering mengguyur, sehingga berpotensi terjadi longsor susulan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/