alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Pasokan Minyak Goreng Curah Makin Langka di Probolinggo

DRINGU, Radar Bromo – Kelangkaan minyak goreng curah juga terjadi di Kabupaten Probolinggo. Kelangkaan terjadi karena ada pengurangan pengiriman minyak goreng curah ke distributor.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo Mohamad Natsir pun menegaskan, pihaknya tengah berupaya mencari solusi untuk mengatasi kelangkaan tersebut. Di antaranya, dengan menyurvei distributor minyak goreng curah untuk mengetahui penyebab kelangkaan.

Saat ini ada tiga distributor minyak goreng curah yang telah disurvei dan dimonitor. Yaitu, PT Semangat, PT Fajar, dan PT Lancar Rejeki.

“Dari hasil survei, pasokan minyak goreng curah dari pabrikan menurun atau berkurang. Pada kondisi normal itu dua tangki per hari. Tetapi, saat ini hanya satu tangki per hari dengan waktu penyaluran tujuh hari dalam seminggu,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Natsir mengungkapkan, pengurangan pengiriman ini membuat semakin langkanya minyak goreng curah di pasar-pasar tradisional. Saat ini, minyak goreng curah dengan HET Rp 11.500 per liter sangat sulit diperoleh.

Padahal, minyak goreng curah ini kualitasnya tidak kalah bagus dengan minyak goreng kemasan. Sehingga bisa menjadi pilihan masyarakat.

“Dari hasil rapat dengan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri di Surabaya, kami sudah berkoordinasi supaya pasokan pengiriman minyak goreng curah ditambah satu tangki atau bisa langsung ke pasar-pasar tradisional. Jadi nantinya kita bawa tangki dengan kapasitas 6.000 liter ke pasar tradisional,” jelasnya.

DRINGU, Radar Bromo – Kelangkaan minyak goreng curah juga terjadi di Kabupaten Probolinggo. Kelangkaan terjadi karena ada pengurangan pengiriman minyak goreng curah ke distributor.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo Mohamad Natsir pun menegaskan, pihaknya tengah berupaya mencari solusi untuk mengatasi kelangkaan tersebut. Di antaranya, dengan menyurvei distributor minyak goreng curah untuk mengetahui penyebab kelangkaan.

Saat ini ada tiga distributor minyak goreng curah yang telah disurvei dan dimonitor. Yaitu, PT Semangat, PT Fajar, dan PT Lancar Rejeki.

“Dari hasil survei, pasokan minyak goreng curah dari pabrikan menurun atau berkurang. Pada kondisi normal itu dua tangki per hari. Tetapi, saat ini hanya satu tangki per hari dengan waktu penyaluran tujuh hari dalam seminggu,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Natsir mengungkapkan, pengurangan pengiriman ini membuat semakin langkanya minyak goreng curah di pasar-pasar tradisional. Saat ini, minyak goreng curah dengan HET Rp 11.500 per liter sangat sulit diperoleh.

Padahal, minyak goreng curah ini kualitasnya tidak kalah bagus dengan minyak goreng kemasan. Sehingga bisa menjadi pilihan masyarakat.

“Dari hasil rapat dengan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri di Surabaya, kami sudah berkoordinasi supaya pasokan pengiriman minyak goreng curah ditambah satu tangki atau bisa langsung ke pasar-pasar tradisional. Jadi nantinya kita bawa tangki dengan kapasitas 6.000 liter ke pasar tradisional,” jelasnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/