alexametrics
29.7 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Kasus Covid-19 di Kab Probolinggo Meningkat, Operasi Yustisi Makin Gencar

KRAKSAAN, Radar Bromo – Kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terus meningkat. Agar tak menjadi lonjakan besar, jajaran satgas kini kian masif menggelar operasi yustisi.

Seperti Selasa (22/2) misalnya. Satgas yang terdiri dari Satpol PP dan kepolisian, sejak pagi hingga siang, menggelar di sejumlah titik. Lokasi dipilih adalah tempat yang memiliki tingkat keramaian tinggi.

“Ada empat titik, yakni di Alun-alun Kraksaan, traffic light RS Waluyo Jati, Diva Swalayan dan di Soponyono, Sidomukti. Keseluruhan memang memiliki potensi keramaian tinggi,” ujar Kasi Penyelidikan pada Satpol PP kabupaten Probolinggo, Budi Utomo.

Dalam operasi yustisi, yang banyak ditemukan satgas adalah masih banyaknya warga yang didapati tidak memakai masker. Sehingga, pihaknya dan kepolisian memberikan sejumlah masker agar dikenakan.

“Dari pihak kepolisian memang menyediakan masker. Jadi, masker diberi kepada warga yang tidak memakai. Ada ratusan masker yang dibagi,” beber Budi.

Operasi yustisi sejatinya dilakukan untuk mengingatkan kembali warga agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Sebab, pihaknya menilai, banyak masyarakat yang sudah tidak lagi mematuhi prokes.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo terus meningkat. Agar tak menjadi lonjakan besar, jajaran satgas kini kian masif menggelar operasi yustisi.

Seperti Selasa (22/2) misalnya. Satgas yang terdiri dari Satpol PP dan kepolisian, sejak pagi hingga siang, menggelar di sejumlah titik. Lokasi dipilih adalah tempat yang memiliki tingkat keramaian tinggi.

“Ada empat titik, yakni di Alun-alun Kraksaan, traffic light RS Waluyo Jati, Diva Swalayan dan di Soponyono, Sidomukti. Keseluruhan memang memiliki potensi keramaian tinggi,” ujar Kasi Penyelidikan pada Satpol PP kabupaten Probolinggo, Budi Utomo.

Dalam operasi yustisi, yang banyak ditemukan satgas adalah masih banyaknya warga yang didapati tidak memakai masker. Sehingga, pihaknya dan kepolisian memberikan sejumlah masker agar dikenakan.

“Dari pihak kepolisian memang menyediakan masker. Jadi, masker diberi kepada warga yang tidak memakai. Ada ratusan masker yang dibagi,” beber Budi.

Operasi yustisi sejatinya dilakukan untuk mengingatkan kembali warga agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Sebab, pihaknya menilai, banyak masyarakat yang sudah tidak lagi mematuhi prokes.

MOST READ

BERITA TERBARU

/