alexametrics
27.2 C
Probolinggo
Sunday, 29 May 2022

Perpanjangan Pendaftaran, 15 Bacakades Urus Surat di Kejaksaan

KRAKSAAN, Radar Bromo – Masa perpanjangan pendaftaran bakal calon kepala desa (Bacakades) di Kabupaten Probolinggo, ditutup Senin (20/12). Dari 11 desa yang sebelumnya minim Bacakades, dipastikan telah terisi. Tetapi, mereka masih harus melalui tahapan verifikasi.

Total ada 15 Bacakades telah mengurus surat keterangan tidak sedang menjalani hukuman pidana. Sesuai ketentuan, mereka mengurus surat keterangan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo.

Perpanjangan masa pendaftaran ini hanya berlaku bagi desa yang memiliki Bacakades yang kurang dari dua orang. Dilaksanakan sejak Rabu-Senin (8-20/12). Sesuai Keputusan Bupati Probolinggo Nomor 140/ 1136 /426.32/2021 tentang Perubahan atas Keputusan Bupati Probolinggo Nomor 140/ 1070 /426.32/2021 tentang Penetapan Jadwal Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang I di Kabupaten Probolinggo Tahun 2021.

Kasi Intel Kejari Probolinggo Yuni Priyono mengatakan, seluruh bacakades mengurusnya secara langsung. Tidak ada yang mewakilkan kepada keluarganya dengan menggunakan surat kuasa. “Total ada 15 Bacakades yang mengurus surat keterangan tidak sedang menjalani hukuman pidana,” ujarnya.

Berikutnya akan dilakukan tahapan penelitian kelengkapan persyaratan administrasi dan klarifikasi. Serta, pengumuman hasil penelitian kelengkapan persyaratan administrasi dan klarifikasi sampai 4 Januari 2022.

“Sampai Selasa (21/12), sudah ada dua panitia pilkades yang melakukan klarifikasi surat keterangan. Masih ada waktu untuk klarifikasi surat sesuai dengan tahapan yang sudah diatur,” ujar Yuni.

Diketahui, tahun ini ada 253 desa di Kabupaten Probolinggo yang akan menggelar pilkades serentak. Dari ratusan desa itu, ada 11 desa yang bakal calonnya kurang dari dua orang. Karenanya, masa pendaftarannya diperpanjang.

KRAKSAAN, Radar Bromo – Masa perpanjangan pendaftaran bakal calon kepala desa (Bacakades) di Kabupaten Probolinggo, ditutup Senin (20/12). Dari 11 desa yang sebelumnya minim Bacakades, dipastikan telah terisi. Tetapi, mereka masih harus melalui tahapan verifikasi.

Total ada 15 Bacakades telah mengurus surat keterangan tidak sedang menjalani hukuman pidana. Sesuai ketentuan, mereka mengurus surat keterangan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo.

Perpanjangan masa pendaftaran ini hanya berlaku bagi desa yang memiliki Bacakades yang kurang dari dua orang. Dilaksanakan sejak Rabu-Senin (8-20/12). Sesuai Keputusan Bupati Probolinggo Nomor 140/ 1136 /426.32/2021 tentang Perubahan atas Keputusan Bupati Probolinggo Nomor 140/ 1070 /426.32/2021 tentang Penetapan Jadwal Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak Gelombang I di Kabupaten Probolinggo Tahun 2021.

Kasi Intel Kejari Probolinggo Yuni Priyono mengatakan, seluruh bacakades mengurusnya secara langsung. Tidak ada yang mewakilkan kepada keluarganya dengan menggunakan surat kuasa. “Total ada 15 Bacakades yang mengurus surat keterangan tidak sedang menjalani hukuman pidana,” ujarnya.

Berikutnya akan dilakukan tahapan penelitian kelengkapan persyaratan administrasi dan klarifikasi. Serta, pengumuman hasil penelitian kelengkapan persyaratan administrasi dan klarifikasi sampai 4 Januari 2022.

“Sampai Selasa (21/12), sudah ada dua panitia pilkades yang melakukan klarifikasi surat keterangan. Masih ada waktu untuk klarifikasi surat sesuai dengan tahapan yang sudah diatur,” ujar Yuni.

Diketahui, tahun ini ada 253 desa di Kabupaten Probolinggo yang akan menggelar pilkades serentak. Dari ratusan desa itu, ada 11 desa yang bakal calonnya kurang dari dua orang. Karenanya, masa pendaftarannya diperpanjang.

MOST READ

BERITA TERBARU

/