alexametrics
29.8 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Vaksinasi Anak Masih Tunggu Edaran Kemenkes

KRAKSAAN, Radar Bromo Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan rekomendasi pembaruan terkait vaksinasi Covid-19. Terutama bagi anak usia 6-11 tahun yang dinyatakan aman untuk divaksin. Namun, di Kota Probolinggo, belum melaksanakannya.

Seperti diungkapkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Kota Probolinggo, dr. Nurul Hasanah Hidayati. Ia mengatakan, sampai Jumat (19/11), belum ada edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terlait vaksinasi terhadap anak 6-11 tahun. “Belum ada edaran dari Kemenkes,” ujarnya.

Karenanya, kata dr. Ida -sapaan akrab Nurul Hasanah Hidayati,- pihaknya masih terus menggencarkan vaksinasi terhadap warga lanjut usia (lansia). Salah satunya berkolaborasi dengan instansi terkait dan melakukan vaksinasi secara door to door. “Vaksinasi lansia juga bisa di pustu (puskesmas pembantu) atau puskesmas terdekat,” ujarnya.

Ia berharap semua kalangan mendukung adanya vaksinasi. Mulai dari keluarga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Menurutnya, jika hanya mengandalkan sosialisasi dari pemerintah, kurang efektif. Mengingat, banyak orang tua yang lebih percaya kepada anak-anaknya atau orang yang ditokohkan dalam lingkungannya.

Di Kota Probolinggo, ada 20.365 lansia yang menjadi sasaran. Sampai 18 November 2021, tercatat ada 8.919 sasaran (43,8 persen) yang selesai divaksin untuk dosis pertama. Sedangkan, dosis kedua sudah menyentuh 5.502 sasaran (27.0 persen). (rpd/rud)

KRAKSAAN, Radar Bromo Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan rekomendasi pembaruan terkait vaksinasi Covid-19. Terutama bagi anak usia 6-11 tahun yang dinyatakan aman untuk divaksin. Namun, di Kota Probolinggo, belum melaksanakannya.

Seperti diungkapkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Kota Probolinggo, dr. Nurul Hasanah Hidayati. Ia mengatakan, sampai Jumat (19/11), belum ada edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terlait vaksinasi terhadap anak 6-11 tahun. “Belum ada edaran dari Kemenkes,” ujarnya.

Karenanya, kata dr. Ida -sapaan akrab Nurul Hasanah Hidayati,- pihaknya masih terus menggencarkan vaksinasi terhadap warga lanjut usia (lansia). Salah satunya berkolaborasi dengan instansi terkait dan melakukan vaksinasi secara door to door. “Vaksinasi lansia juga bisa di pustu (puskesmas pembantu) atau puskesmas terdekat,” ujarnya.

Ia berharap semua kalangan mendukung adanya vaksinasi. Mulai dari keluarga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Menurutnya, jika hanya mengandalkan sosialisasi dari pemerintah, kurang efektif. Mengingat, banyak orang tua yang lebih percaya kepada anak-anaknya atau orang yang ditokohkan dalam lingkungannya.

Di Kota Probolinggo, ada 20.365 lansia yang menjadi sasaran. Sampai 18 November 2021, tercatat ada 8.919 sasaran (43,8 persen) yang selesai divaksin untuk dosis pertama. Sedangkan, dosis kedua sudah menyentuh 5.502 sasaran (27.0 persen). (rpd/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/