alexametrics
25.6 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Pemkab Probolinggo Beli Kontainer Sampah Rp 2 M

KRAKSAAN, Radar Bromo – Dana pinjaman dari pihak ketiga sekitar Rp 9,3 miliar, sebagian besar digunakan Pemkab Probolinggo untuk kegiatan lingkungan. Melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2020, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten setempat menggunakan sekitar Rp 2 Miliar untuk belanja 61 unit kontainer sampah.

Kepala DLH Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi saat dikonfirmasi mengatakan, total dana pinjama pemkab pada PT. SMI mencapai Rp 9,3 Miliar. Dan sekitar Rp 5,2 miliar di antaranya untuk kegiatan lingkungan.

Sesuai rencana kegiatan pada P-APBD 2020, DLH membutuhkan kontainer sampah lebih banyak sebagai pengganti TPS (tempat pembuangan sampah). ”Rencananya kami akan adakan 61 unit kontainer sampah untuk penanganan dan pengeloalan sampah,” katanya kemarin.

Joko -sapaan akrabnya- menjelaskan, kegiatan itu menjadi prioritas untuk peningkatan PAD. Selain itu, pengadaan kontainer sampah diharapkan dapat merealisasikan penanganan sampah dengan lebih baik. Mengingat, Kabupaten Probolinggo dengan 24 kecamatan hanya memiliki sembilan truk sampah.

Nah, kontainer sampah itu akan lebih memudahkan proses penanganan sampah. Karena, sampah yang dibuang ke TPS akan dialihkan ke kontainer sampah. Kemudian, petugas pengangkut sampah tinggal mengganti kontainer yang penuh sampah dengan kontainer kosong.

”Dengan kontainer sampah akan lebih cepat penanganan sampahnya. Petugas tidak perlu lagi mengangkut sampah dari dalam TPS ke truk. Tinggal mengganti kontainer sampah yang penuh itu dengan kontainer kosong. Kontainer yang penuh sampah lantas dibawa ke TPA (tempat pembuatan akhir) Seboro,” terangnya.

Kebutuhan anggaran untuk pengadaan kontainer sampah ini memang cukup besar. Joko mengaku, pengadaan 61 unit kontainer itu membutuhkam anggaran sekitar Rp 2 miliar. Nantinya, 61 kontainer sampah itu akan disebarkan di wilayah kecamatan perkotaan.

”Sesuai rencana awal mengganti TPS dengan kontainer sampah akan terus disebarkan ke semua kecamatan,” katanya. (mas/hn)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.