alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Bansos Tahap 3 Cair Meski Terlambat, Penerima Juga Berkurang

DRINGU, Radar Bromo – Bantuan sosial (bansos) Covid-19 tahap ketiga dari Pemkot Probolinggo, akhirnya cair setelah telat 3 bulan. Selain telat, jumlah penerima bansos untuk tahap ketiga berupa beras ini semakin sedikit.

“Bantuan sosial Covid tahap tiga sudah disalurkan sejak Jumat 16 Oktober lalu. Targetnya, minggu ini bisa tersalurkan kepada warga yang berhak menerima,” ujar Kepala Dinas Sosial, Perlindungan Perempuan dan Anak, Kota Probolinggo, Zainullah, Rabu (21/10).

Sebelum bansos tahap ketiga disalurkan, Dinsos telah memverifikasi ulang para penerima tahap kedua. Hasilnya, ada penerima yang dihapus karena telah menerima bantuan dari Pemerintah Pusat.

“Memang penerima bansos tahap ketiga berkurang, tapi sedikit. Dalam tahap kedua yang menerima bansos sebanyak 36.700, tahap ketiga sebanyak 35.856 KK,” jelasnya.

Bansos ini berupa beras sebanyak 15 kilogram. Bantuan tahap ketiga ini seharusnya diterima masyarakat pada Juli lalu. Namun, karena ada proses evaluasi dan perubahan regulasi, penyalurannya jadi telat. “Regulasi yang berubah ini mengharuskan kami berhati-hati dalam proses penyalurannya,” ujar Zainullah.

Selain bansos yang bersuber dari Pemkot, ada juga bantuan beras bagi para penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Total, ada 8.546 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Probolinggo. Mereka tersebar di 5 kecamatan dan mendapatkan bantuan beras 45 kilogram.

“Bantuan PKH ini selama 3 bulan. Yaitu, Agustus, September, dan Oktober. Setiap bulan 15 kilogram, jadi didapat 45 kilogram,” ujar Zainullah.

Menurutnya, penyaluran bansos PKH ini dilakukan oleh Kementerian Sosial dengan menggendeng pihak ketiga. Beras yang disalurkan berasal dari Bulog dengan kualitas medium. (put/rud)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Tak Kenal Maka Tak Kebal Bukan Sekadar Jargon

Vaksin menciptakan sistem kekebalan tubuh secara spesifik atau khusus untuk dapat melawan penyakit tertentu.

Kembang Kempis Kerajinan Perak di Gajahbendo, Kecamatan Beji

Kerajinan perak sempat menjadi primadona di Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Bahkan, puluhan warga setempat menggantungkan hidupnya dari industri perak. Namun, kondisinya saat ini berubah.

Bawaslu Limpahkan Laporan Skor Debat ke Polres

Bawaslu Kota Pasuruan, menyatakan laporan dugaan pelanggaran pilkada terkait adanya skor debat kedua Pilwali Pasuruan 2020, memenuhi syarat formil dan materil.

Curanmor Marak, Polresta Probolinggo Evaluasi Pelayanan

Dalam bulan ini, tercatat telah terjadi lima kali curanmor dan pelakunya belum tertangkap.

Pakai Huruf Pegon, Kiai Nawawi Tulis Maklumat Dukung Gus Ipul

Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri K.H. Nawawi Abdul Djalil mengeluarkan maklumat terkait Pilwali Pasuruan 2020.