alexametrics
27 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Pasar Murah di Kab Probolinggo Hanya Digelar di 5 Kecamatan Ini

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN, Radar Bromo Pandemi Covid-19 cukup berdampak terhadap perekonomian. Karenanya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo berusaha membantu warga melalui kegiatan pasar murah. Namun, penjualan sembako murah ini hanya menyasar lima kecamatan.

Plt Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Taupik Alami mengatakan, kini Pemkab tengah berupaya membangkitkan kembali perekonomian masyarakat. Upaya ini tidak bisa serta-merta dilakukan. Harus dilakukan secara bertahap dan terukur sesuai tingkat kebutuhan masyarakat.

“Semua terdampak pandemi. Yang paling terasa tentunya kebutuhan ekonomi masyarakat melalui kebijakan strategis, peningkatan ekonomi bertahap dilakukan,” ujarnya.

Salah satunya dengan kegiatan pasar murah. Rencananya, kegiatan ini akan digelar pada akhir bulan ini. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau. Dengan sasaran keluarga prasejahtera.

Menurutnya, perputaran ekonomi pada Ramadan, diprediksikan akan lebih kuat. Karenanya, adanya pasar murah diharapkan dapat membantu meringankan beban warga.

Ada lima kecamatan yang menjadi sasaran pasar murah. Meliputi Kecamatan Tiris, Krucil, Kuripan, Tongas, dan Pakuniran. Agar tepat sasaran, konsumen atau penerima manfaat akan diverifikasi ketat. Tujuannya, untuk menghindari spekulan yang memanfaatkan peluang adanya pasar murah.

“Nantinya akan dilaksanakan di kantor kecamatan. Barang dagangan yang akan ditawarkan kepada konsumen adalah sembako. Berupa beras, minyak, gula, dan lainnya. Kami harap kegiatan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal,” harap Taupik. (ar/rud)

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN, Radar Bromo Pandemi Covid-19 cukup berdampak terhadap perekonomian. Karenanya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo berusaha membantu warga melalui kegiatan pasar murah. Namun, penjualan sembako murah ini hanya menyasar lima kecamatan.

Plt Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Taupik Alami mengatakan, kini Pemkab tengah berupaya membangkitkan kembali perekonomian masyarakat. Upaya ini tidak bisa serta-merta dilakukan. Harus dilakukan secara bertahap dan terukur sesuai tingkat kebutuhan masyarakat.

“Semua terdampak pandemi. Yang paling terasa tentunya kebutuhan ekonomi masyarakat melalui kebijakan strategis, peningkatan ekonomi bertahap dilakukan,” ujarnya.

Mobile_AP_Half Page

Salah satunya dengan kegiatan pasar murah. Rencananya, kegiatan ini akan digelar pada akhir bulan ini. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau. Dengan sasaran keluarga prasejahtera.

Menurutnya, perputaran ekonomi pada Ramadan, diprediksikan akan lebih kuat. Karenanya, adanya pasar murah diharapkan dapat membantu meringankan beban warga.

Ada lima kecamatan yang menjadi sasaran pasar murah. Meliputi Kecamatan Tiris, Krucil, Kuripan, Tongas, dan Pakuniran. Agar tepat sasaran, konsumen atau penerima manfaat akan diverifikasi ketat. Tujuannya, untuk menghindari spekulan yang memanfaatkan peluang adanya pasar murah.

“Nantinya akan dilaksanakan di kantor kecamatan. Barang dagangan yang akan ditawarkan kepada konsumen adalah sembako. Berupa beras, minyak, gula, dan lainnya. Kami harap kegiatan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal,” harap Taupik. (ar/rud)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2