Dapat Blangko 10 Ribu Keping, Kantor Dispendukcapil Diserbu Warga

ANTRE: Sejumlah warga mengantre di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Probolinggo untuk menukarkan surat keterangan penduduk menjadi e-KTP, Selasa (21/1). (Foto: Achmad Arianto/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

DRINGU, Radar Bromo – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Probolinggo mendapatkan kuota sekitar 10 ribu keping blangko e-KTP. Tersedianya blangko kemudian memicu masyarakat berbondong-bondong mendatangi Dispendukcapil untuk mengganti surat keterangan penduduk dengan blangko e-KTP.

Seperti yang diungkapkan Lailatul Qomariyah, 23, warga Desa Jorongan, Kecamatan Leces, yang telah menunggu tersedianya blangko e-KTP selama beberapa bulan. Selama menunggu adanya blangko e-KTP, surat keterangan penduduk dibawanya kemana-mana ketika dirinya bepergian.

“Saya menunggu sekitar 4 bulan. Sehingga, kemana-mana membawa surat keterangan penduduk pengganti e-KTP, karena e-KTP yang dulu hilang,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Lukman, 19, warga Desa Betektaman, Kecamatan Gading. Yang sudah 2 bulan menunggu, dirinya mengaku bahwa baru melakukan perekaman e-KTP. “Beberapa kali saya menanyakan e-KTP di Dispenduk, namun masih belum jadi. Lalu, saya mendapat informasi dari desa jika blangko sudah tersedia. Jadi, saya segera datang khawatir kehabisan lagi,” pungkasnya.

Kepala Dispendukcapil Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya mendapatkan sekitar 10 ribu keping blangko e-KTP. Kuota tersebut diperoleh dari Ditjen Dukcapil Kemendagri yang nantinya akan diberikan kepada warga yang saat ini menggunakan surat keterangan penduduk.

Menurutnya, kuota blangko e-KTP yang diberikan oleh Ditjen Dukcapil Kemendagri ini lebih sedikit daripada usulan yang telah diajukan. Sebelumnya, diusulkan 60 ribu keping e-KTP untuk mengganti surat keterangan penduduk yang dipakai saat ini. “Diusulkan 60 ribu, namun kuota hanya 10 ribu. Ya, mau bagaimana lagi kalau sudah jatahnya seperti itu,” tuturnya. (ar/fun)