alexametrics
24C
Probolinggo
Tuesday, 20 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Retribusi Uji Kir Kurang 20 Persen dari Rp 1 Miliar

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Balai Uji Kir di Kraksaan tahun ini ditarget bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Rp 1 miliar. Hingga menjelang ganti tahun, capaian retribusi masih 80 persen.

“Dari target retribusi yang ditetapkan kami sudah mengumpulkan sekitar 80 persen, atau sekitar Rp 800 jutaan,” ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor pada Dishub setempat Cipto Widianto.

Meski belum tercapai, ditanggapi positif pihak Dishub yang masih merasa akan dapat mencapai target retribusi hingga pada waktu yang telah ditentukan. “Harus tercapai, dan kami optimistis bisa mencapai target retribusi ini hingga akhir tahun,” ujarnya.

Target retribusi Uji Kir ini sendiri sebelumnya telah mengalami penurunan. Sebelum pandemi Covid-19 mulai merebak, target retribusi Uji Kir Rp 1.050.000.000, dan begitu pandemi diturunkan lebih Rp 50 juta.

Nah, saat Dishub menggenjot target, Balai Uji Kir menemui kendala. Sebab ada staf yang terkonfirmasi Covid-19. Alhasil, tempat ini tutup sementara sejak 8 Desember silam.

Di sisi lain, pemasukan dari sektor ini memang potensial. Sebab, setiap kendaraan yang hendak diuji kir harus melakukan dua kali dalam setahun. Kendaraan yang wajib itu adalah kendaraan barang dan angkutan umum atau mobil pengangkut umum (MPU). Namun begitu, apa biala ada kendaraan pribadi yang mau Uji Kir, pihak Dishub harus melayani. Karena itu bisa menambah PAD nantinya. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

KRAKSAAN, Radar Bromo – Balai Uji Kir di Kraksaan tahun ini ditarget bisa menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Rp 1 miliar. Hingga menjelang ganti tahun, capaian retribusi masih 80 persen.

“Dari target retribusi yang ditetapkan kami sudah mengumpulkan sekitar 80 persen, atau sekitar Rp 800 jutaan,” ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor pada Dishub setempat Cipto Widianto.

Meski belum tercapai, ditanggapi positif pihak Dishub yang masih merasa akan dapat mencapai target retribusi hingga pada waktu yang telah ditentukan. “Harus tercapai, dan kami optimistis bisa mencapai target retribusi ini hingga akhir tahun,” ujarnya.

Mobile_AP_Half Page

Target retribusi Uji Kir ini sendiri sebelumnya telah mengalami penurunan. Sebelum pandemi Covid-19 mulai merebak, target retribusi Uji Kir Rp 1.050.000.000, dan begitu pandemi diturunkan lebih Rp 50 juta.

Nah, saat Dishub menggenjot target, Balai Uji Kir menemui kendala. Sebab ada staf yang terkonfirmasi Covid-19. Alhasil, tempat ini tutup sementara sejak 8 Desember silam.

Di sisi lain, pemasukan dari sektor ini memang potensial. Sebab, setiap kendaraan yang hendak diuji kir harus melakukan dua kali dalam setahun. Kendaraan yang wajib itu adalah kendaraan barang dan angkutan umum atau mobil pengangkut umum (MPU). Namun begitu, apa biala ada kendaraan pribadi yang mau Uji Kir, pihak Dishub harus melayani. Karena itu bisa menambah PAD nantinya. (mu/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2