alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Burung Elang Sikep Madu yang Diselamatkan Warga Mati

KRAKSAAN, Radar Bromo – Burung elang Sikep Madu Asia yang diselamatkan warga Desa Kalianan, Krucil, Kabupaten Probolinggo beberapa hari lalu, mati. Burung tersebut sebelumnya sempat mendapat perawatan oleh dokter hewan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur.

Ja’far, drh BBKSDA Jawa Timur mengatakan, setelah dua hari mendapatkan perawatan, burung yang memiliki nama latin oriental honey buzzard (OHB) mati. Pihaknya, tidak bisa menolong burung itu karena lukanya yang parah. “Kabar elang sikep madu gak bisa terselamatkan akhirnya,” katanya.

Menurutnya, burung tersebut sempat membaik di hari pertama. Itu setelah mendapat penanganan. Namun pada hari kedua, kondisinya luka yang lebar dan infeksi kronis menyebabkan kondisinya semakin memburuk hingga pada akhirnya mati.

“Luka kronis, tampak luka lama dengan kondisi jaringan yang sudah mati. Karena itulah burung tersebut mati,” ungkapnya.

Sementara itu, Hendra anggota komunitas fotografer satwa liar probolinggo (5:Am Wildlife Photography) mengatakan, sejatinya pihaknya berharap burung tersebut bisa terselamatkan. Tujuannya, agar bisa dilepasliarkan dan terus berkembang biak di alam. “Ya mau bagaimana lagi. Pihak BBSDA juga sudah berusaha,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kalianan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo menyelamatkan burung elang sikep madu asia. Kondisinya terluka karena terdapat luka di bagian dadanya. Burung itu, kemudian diberikan kepada BBKSDA untuk mendapatkan pertolongan. (sid/fun)

KRAKSAAN, Radar Bromo – Burung elang Sikep Madu Asia yang diselamatkan warga Desa Kalianan, Krucil, Kabupaten Probolinggo beberapa hari lalu, mati. Burung tersebut sebelumnya sempat mendapat perawatan oleh dokter hewan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur.

Ja’far, drh BBKSDA Jawa Timur mengatakan, setelah dua hari mendapatkan perawatan, burung yang memiliki nama latin oriental honey buzzard (OHB) mati. Pihaknya, tidak bisa menolong burung itu karena lukanya yang parah. “Kabar elang sikep madu gak bisa terselamatkan akhirnya,” katanya.

Menurutnya, burung tersebut sempat membaik di hari pertama. Itu setelah mendapat penanganan. Namun pada hari kedua, kondisinya luka yang lebar dan infeksi kronis menyebabkan kondisinya semakin memburuk hingga pada akhirnya mati.

“Luka kronis, tampak luka lama dengan kondisi jaringan yang sudah mati. Karena itulah burung tersebut mati,” ungkapnya.

Sementara itu, Hendra anggota komunitas fotografer satwa liar probolinggo (5:Am Wildlife Photography) mengatakan, sejatinya pihaknya berharap burung tersebut bisa terselamatkan. Tujuannya, agar bisa dilepasliarkan dan terus berkembang biak di alam. “Ya mau bagaimana lagi. Pihak BBSDA juga sudah berusaha,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kalianan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo menyelamatkan burung elang sikep madu asia. Kondisinya terluka karena terdapat luka di bagian dadanya. Burung itu, kemudian diberikan kepada BBKSDA untuk mendapatkan pertolongan. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/