alexametrics
31.9 C
Probolinggo
Thursday, 29 July 2021

Lubang Pelat Deker di Sentong Kian Lebar, Pengendara Waswas

KREJENGAN, Radar Bromo – Para pengendara yang melintas di jalan kabupaten, di Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, harus lebih waspada. Kerusakan salah satu pelat deker di jalan penghubung antarkecamatan itu semakin lebar. Kondisi ini membuat warga semakin waswas.

Seperti diungkapkan Nanang Kosim. Salah satu pengendara asal Kecamatan Krejengan, itu mengatakan, jika terus dibiarkan pelat deker yang berlubang itu sangat membahayakan pengendara. “Sudah berapa kali kejadian kecelakaan akibat pelat deker berlubang di sini. Jika terus dibiarkan, tentunya sangat membahayakan,” ujarnya, Selasa (20/7).

Sebelumnya, kerusakan pelat deker ini sudah pernah diperbaiki oleh masyarakat. Menggunakan dana swadaya, mereka menambalnya menggunakan adukan semen. “Sejatinya ini menjadi tanggung jawab Pemkab Probolinggo. Karena masuk jalan daerah,” ujarnya.

Lukman hakim, salah satu pengendara lainnya menyebutkan, pelat deker itu sudah berlubang sejak beberapa pekan lalu. Sebelumnya, juga pernah diperbaiki oleh pemerintah, namun sebatas tambal sulam.

“Semakin hari lombangnya semakin besar. Bisa-bisa para pengendara hanya melewati separo jalan. Tentu akan mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya.

Ia menyebutkan, adanya lubang ini semakin membahayakan jika malam. “Penerangan di sekitar juga kurang baik, kalau malam sangat berbahaya. Kejadian kecelakaan di lokasi ini terjadi saat malam, sebab tidak terlihat kalau ada lubang,” jelasnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Jalan dan Sumber Daya Air (PJ-SDA) Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Ahmad Mulyono belum merespons ketika dihubungi untuk dimintai keterangan. Terutama, terkait kapan kerusakan jalan ini akan diperbaiki. (mu/rud)

KREJENGAN, Radar Bromo – Para pengendara yang melintas di jalan kabupaten, di Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, harus lebih waspada. Kerusakan salah satu pelat deker di jalan penghubung antarkecamatan itu semakin lebar. Kondisi ini membuat warga semakin waswas.

Seperti diungkapkan Nanang Kosim. Salah satu pengendara asal Kecamatan Krejengan, itu mengatakan, jika terus dibiarkan pelat deker yang berlubang itu sangat membahayakan pengendara. “Sudah berapa kali kejadian kecelakaan akibat pelat deker berlubang di sini. Jika terus dibiarkan, tentunya sangat membahayakan,” ujarnya, Selasa (20/7).

Sebelumnya, kerusakan pelat deker ini sudah pernah diperbaiki oleh masyarakat. Menggunakan dana swadaya, mereka menambalnya menggunakan adukan semen. “Sejatinya ini menjadi tanggung jawab Pemkab Probolinggo. Karena masuk jalan daerah,” ujarnya.

Lukman hakim, salah satu pengendara lainnya menyebutkan, pelat deker itu sudah berlubang sejak beberapa pekan lalu. Sebelumnya, juga pernah diperbaiki oleh pemerintah, namun sebatas tambal sulam.

“Semakin hari lombangnya semakin besar. Bisa-bisa para pengendara hanya melewati separo jalan. Tentu akan mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” ujarnya.

Ia menyebutkan, adanya lubang ini semakin membahayakan jika malam. “Penerangan di sekitar juga kurang baik, kalau malam sangat berbahaya. Kejadian kecelakaan di lokasi ini terjadi saat malam, sebab tidak terlihat kalau ada lubang,” jelasnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Jalan dan Sumber Daya Air (PJ-SDA) Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo Ahmad Mulyono belum merespons ketika dihubungi untuk dimintai keterangan. Terutama, terkait kapan kerusakan jalan ini akan diperbaiki. (mu/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU