alexametrics
25.5 C
Probolinggo
Friday, 12 August 2022

Lanjutkan Proyek Sanitasi Rp 11 Miliar di 27 Desa Kab Probolinggo

DRINGU, Radar Bromo – Proyek pembangunan sanitasi di 27 desa di 13 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, akhirnya dipastikan berlanjut. Sebab, Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 11 miliar dari Pemerintah Pusat yang sebelumnya di-refocusing untuk penanganan Covid-19, dikembalikan.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) Kabupaten Probolinggo Prijono mengatakan, anggaran pembangunan sanitasi tidak jadi dialihkan untuk penanganan Covid-19. Karenanya, proyeknya akan tetap dilaksanakan. “Untuk sanitasi yang semula kena refocusing, ternyata bulan Juli tidak jadi atau dikembalikan lagi oleh Pemerintah Pusat dengan istilah DAK Cadangan,” ujarnya.

Anggaran ini rencananya akan direalisikan untuk membangun sanitasi di 27 desa di 13 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Namun, kini masih dilakukan perencanaan yang matang. Mengingat, sebelumnya anggarannya sudah masuk rencana refocusing. Sehingga, belum dilakukan perencanaan lebih lanjut untuk realisasi proyek.

Menurutnya, pembangunan sanitasi sangat diperlukan. Dengan ketersediaan sanitasi yang baik, dapat mencegah adanya penyakit. Serta, mampu menjaga dan memperbaiki tingkat kesehatan masyarakat. “Masih kami lakukan perencanaan lebih lanjut, termasuk kapan pelaksanaannya. Kami upayakan secepatnya,” ujarnya. (ar/rud/fun)

DRINGU, Radar Bromo – Proyek pembangunan sanitasi di 27 desa di 13 kecamatan di Kabupaten Probolinggo, akhirnya dipastikan berlanjut. Sebab, Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 11 miliar dari Pemerintah Pusat yang sebelumnya di-refocusing untuk penanganan Covid-19, dikembalikan.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) Kabupaten Probolinggo Prijono mengatakan, anggaran pembangunan sanitasi tidak jadi dialihkan untuk penanganan Covid-19. Karenanya, proyeknya akan tetap dilaksanakan. “Untuk sanitasi yang semula kena refocusing, ternyata bulan Juli tidak jadi atau dikembalikan lagi oleh Pemerintah Pusat dengan istilah DAK Cadangan,” ujarnya.

Anggaran ini rencananya akan direalisikan untuk membangun sanitasi di 27 desa di 13 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Namun, kini masih dilakukan perencanaan yang matang. Mengingat, sebelumnya anggarannya sudah masuk rencana refocusing. Sehingga, belum dilakukan perencanaan lebih lanjut untuk realisasi proyek.

Menurutnya, pembangunan sanitasi sangat diperlukan. Dengan ketersediaan sanitasi yang baik, dapat mencegah adanya penyakit. Serta, mampu menjaga dan memperbaiki tingkat kesehatan masyarakat. “Masih kami lakukan perencanaan lebih lanjut, termasuk kapan pelaksanaannya. Kami upayakan secepatnya,” ujarnya. (ar/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/