alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Bakar Rumput, Kandang dan Rumah di Kraksaan Wetan Terbakar

KRAKSAAN, Radar Bromo- Kandang ternak dan rumah warga Jalan Sunan Muria, Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Supandi, 47, nyaris ludes. Selasa (21/6) dini hari, kandang dan sebagian rumahnya dilalap api. Hal itu terjadi lantaran korban lupa mematikan api usai membakar rumput di dekat kandangnya.

Humas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo Sholehudin mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 01.30. Awalnya, Senin (20/6), sekitar pukul 22.00, Supandi membakar sampah sisa rumput pakan sapi.

“Pukul 22.00, pemilik kandang membakar rumput dekat kandangnya. Ketika api mulai nyala, Supandi meninggalkan api dan tidur. Mungkin mengantuk, ya,” ujarnya.

Saat mulai tidur itulah tanpa disadari api membesar. Merembet ke kandang yang terbuat dari gedek. Syukur, korban masih terjaga. Ia bergegas menyelamatkan hewan ternaknya sembari meminta pertolongan warga.

“Ketika bangun mungkin sadar kalau terjadi kebakaran. Seketika itu, korban mengevakuasi ternak di dalam kandang. Kemudian, minta tolong ke tetangganya. Setelah itu, ada yang melaporkan kepada kami,” jelasnya.

Mendapat laporan itu, kata Sholehudin, pihaknya langsung menuju lokasi dengan membawa 6 personel. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 01.30. Empat menit setelah terima laporan.

Dibantu warga, tim damkar langsung melakukan pemadaman dengan mobil berkapasitas 3 ribu liter. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00. Setengah jam setelah penanganan.

“Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi. Kira-kira Rp 15-20 juta. Selain kandang, bagian dapur rumah korban juga terbakar,” jelasnya. (mu/rud)

 

KRAKSAAN, Radar Bromo- Kandang ternak dan rumah warga Jalan Sunan Muria, Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Supandi, 47, nyaris ludes. Selasa (21/6) dini hari, kandang dan sebagian rumahnya dilalap api. Hal itu terjadi lantaran korban lupa mematikan api usai membakar rumput di dekat kandangnya.

Humas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo Sholehudin mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 01.30. Awalnya, Senin (20/6), sekitar pukul 22.00, Supandi membakar sampah sisa rumput pakan sapi.

“Pukul 22.00, pemilik kandang membakar rumput dekat kandangnya. Ketika api mulai nyala, Supandi meninggalkan api dan tidur. Mungkin mengantuk, ya,” ujarnya.

Saat mulai tidur itulah tanpa disadari api membesar. Merembet ke kandang yang terbuat dari gedek. Syukur, korban masih terjaga. Ia bergegas menyelamatkan hewan ternaknya sembari meminta pertolongan warga.

“Ketika bangun mungkin sadar kalau terjadi kebakaran. Seketika itu, korban mengevakuasi ternak di dalam kandang. Kemudian, minta tolong ke tetangganya. Setelah itu, ada yang melaporkan kepada kami,” jelasnya.

Mendapat laporan itu, kata Sholehudin, pihaknya langsung menuju lokasi dengan membawa 6 personel. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 01.30. Empat menit setelah terima laporan.

Dibantu warga, tim damkar langsung melakukan pemadaman dengan mobil berkapasitas 3 ribu liter. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00. Setengah jam setelah penanganan.

“Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materi. Kira-kira Rp 15-20 juta. Selain kandang, bagian dapur rumah korban juga terbakar,” jelasnya. (mu/rud)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/