alexametrics
27.4 C
Probolinggo
Monday, 15 August 2022

Meriahnya Upacara Hardiknas-Harkitnas dengan Pakaian Adat di Kab Probolinggo

Sementara peringatan Harkitnas ke-114 mengambil tema “Ayo Bangkit Bersama”. Tema ini adalah bentuk ajakan untuk bangkit bersama dari pandemi Covid-19 yang melanda sejak dua tahun terakhir. Plt Bupati meminta momen Harkitnas dijadikan sebagai upaya kolektif untuk lebih memperkuat persatuan bangsa.

“Pada sisi penanganan Covid-19, kita dapat melihat bahwa upaya kita kian menunjukkan hasil positif. Namun demikian, kita patut tetap waspada dan terus meningkatkan disiplin protokol kesehatan,” katanya.

Yulius Christian, kadismominfo Kabupaten Probolinggo mengatakan, upacara peringatan hari besar nasional ini adalah yang pertama dilaksanakan sejak pandemi Covid-19 melanda. “Kami mengenakan pakaian adat untuk menunjukkan semangat dan kebanggaan menjadi warga negara Indonesia,” ujar pria yang bertindak selaku perwira upacara itu.

Pada akhir upacara, panitia memilih tiga pakaian adat terbaik. Juara pertama diraih Ade Irmawati dari SMPN 2 Kraksaan dengan pakaian adat Bali. Juara kedua diraih Davin Tamaraisa dari SMPN 1 Kraksaan dengan pakaian adat Bengkulu.

Sementara juara ketiga diraih Puji Hartatik dari Disnaker Kabupaten Probolinggo. Ia mengenakan pakaian adat dayak Kalimantan.

Masing-masing juara mendapatkan hadiah tabungan sebesar Rp 2,5 juta, Rp 1,5 juta, dan Rp 1 juta. Tabungan itu merupakan dukungan dari Bank Jatim Cabang Kraksaan. (uno/*)

Sementara peringatan Harkitnas ke-114 mengambil tema “Ayo Bangkit Bersama”. Tema ini adalah bentuk ajakan untuk bangkit bersama dari pandemi Covid-19 yang melanda sejak dua tahun terakhir. Plt Bupati meminta momen Harkitnas dijadikan sebagai upaya kolektif untuk lebih memperkuat persatuan bangsa.

“Pada sisi penanganan Covid-19, kita dapat melihat bahwa upaya kita kian menunjukkan hasil positif. Namun demikian, kita patut tetap waspada dan terus meningkatkan disiplin protokol kesehatan,” katanya.

Yulius Christian, kadismominfo Kabupaten Probolinggo mengatakan, upacara peringatan hari besar nasional ini adalah yang pertama dilaksanakan sejak pandemi Covid-19 melanda. “Kami mengenakan pakaian adat untuk menunjukkan semangat dan kebanggaan menjadi warga negara Indonesia,” ujar pria yang bertindak selaku perwira upacara itu.

Pada akhir upacara, panitia memilih tiga pakaian adat terbaik. Juara pertama diraih Ade Irmawati dari SMPN 2 Kraksaan dengan pakaian adat Bali. Juara kedua diraih Davin Tamaraisa dari SMPN 1 Kraksaan dengan pakaian adat Bengkulu.

Sementara juara ketiga diraih Puji Hartatik dari Disnaker Kabupaten Probolinggo. Ia mengenakan pakaian adat dayak Kalimantan.

Masing-masing juara mendapatkan hadiah tabungan sebesar Rp 2,5 juta, Rp 1,5 juta, dan Rp 1 juta. Tabungan itu merupakan dukungan dari Bank Jatim Cabang Kraksaan. (uno/*)

MOST READ

BERITA TERBARU

/